BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Duduk Perkara Warga Kebonpedes Sukabumi Digorok dan Dibacok Seorang Pemuda

×

Duduk Perkara Warga Kebonpedes Sukabumi Digorok dan Dibacok Seorang Pemuda

Sebarkan artikel ini
seorang pemuda berinisia DH (30) yang nekad menggorok leher salah salah seorang tokoh masyarakat, Bah Emik Hamami (80) dan membacok Bah Asep (70).
seorang pemuda berinisia DH (30) yang nekad menggorok leher salah salah seorang tokoh masyarakat, Bah Emik Hamami (80) dan membacok Bah Asep (70).

Ketika disinggung mengenai kronologis kejadian, Tommy menjawab, menurut keterangan sementara dari beberapa warga yang nantinya akan diinfentarisir sebagai saksi, bahwa sebelum kejadian korban ini telah memanjatkan doa kepada pelaku di rumah korban.

Bank bjb Tandamata

“Namun, pelaku tiba-tiba terjadi penganiayaan seperti itu. Makanya kita masih melakukan pendalaman,” bebernya.

Setelah melakukan penganiayaan kepada Bah Emik, terduga pelaku langsung melarikan diri ke atas pemukiman warga. Setelah itu, Bah Asep dan warga lainnya langsung memburu pelaku.

“Jadi, Bah Asep korban ke dua itu, diduga mengejar pelaku. Karena, pelaku ini masih membawa sajam, kemungkinan pelaku itu melakukan penganiayaan terhadap korban ke dua,” timpalnya.

Soal kondisi terkini kedua korban, ia mengaku belum mendapatkan keterangan dari Rumah Sakit R Syamsudin. Bahkan, Kepala Desa Sasagaran yang ikut mendampingi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit pun, belum menyampaikan informasi hal tersebut.

Terlebih lagi, saat ini pihak kepolisian tengah fokus melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Karena, pelaku masih berkeliaran dan membawa senjata tajam serta dikhawatirkan kembali melakukan hal yang sama.

“Kalau pelaku itu, mengidap ODGJ atau tidak, saya belum bisa memberikan keterangan. Karena, harus ada keterangan resmi dari tim medis. Kita masih melakukan identifikasi terkait itu, makanya saya juga belum bisa memberi keterangan lebih jauh karena yang kita prioritaskan mencari keberadaan pelaku. Iya, kita khawatir yang bersangkutan masih berkeliaran dengan sajam,” pungkasnya.

Seorang tetangga korban, Usup Supriandi (65) kepada Radar Sukabumi mengatakan, saat kejadian ia baru pulang salat Jumatan sekira pukul 13.00 WIB. Saat itu, ia dikagetkan dengan suara istrinya yang berteriak meminta tolong.

“Sewaktu itu, saya melihat pelaku membawa golok yang bersimbah darah. Bahkan, darahnya juga berceceran di tanah depan rumah saya,” kata Usup kepada Radar Sukabumi pada Jumat (28/07).

Pelaku Kabur Ke Perbukitan

Setelah itu, ia bersama warga lainnya langsung mengejar terduga pelaku ke atas perbukitan. Tidak lama setelah itu, warga kembali berteriak, karena warga yang bernama Bah Asep juga dibacok oleh terduga pelaku dengan jarak lokasi sekitar 200 meter dari rumah pertama korban penggorokan.