“Kubu sebelah malah beberapa kali menjawab dengan jawaban yang terdengar lucu, seperti Sandi menjawab tentang keterlibatan para pakar dari universitas pusat dan daerah. Sejak kapan ada universitas pusat? Yah kalo mau jujur score hari ini 1:0 untuk kemenangan pak Jokowi,” bebernya.
Lanjutnya, debat kali ini Jokowi lebih memiliki data pasti dalam setiap tema yang dilontarkan. Jagoannya ini lebih unggul dalam menguasai materi karena sudah empat tahun memimpin Indonesia. “Sudah pasti berbicara sesuai dengan data yang sudah dilakukannya selama memimpin, pasti lebih unggul dalam debat ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Kota Sukabumi, Dedi R Wijaya mengaku pihaknya mengumpulkan seluruh partai pendukung untuk melihat debat Pilpres ini secara bersama- sama. Hal tersebut untuk menumbuhkan soliditas antara lintas partai untuk bisa memenangkan Prabowo-Sandi di Kota Sukabumi. “Setiap jadwal debat kami akan kumpulkan seperti ini. Bahkan kedepan, kita akan kumpul bersama masyarakat nonton barengnya,” ujarnya.
Mengenai isi debat Pilpres ini kata Dedi, kedua pasangan ini cukup bagus dalam mengutarakan visi-misinya. Namun tinggal nanti bagaimana kedua pasangan ini mengimplementasikannya ketika terpilih. “Ya saya kira pasangan Prabowo-Sandi dalam menjelaskan dan memaparkan apa yang dipertanyakan sudah sesuai dan lebih ilmiah dalam upaya memecahkan solusi permasalahan,” akunya.
Bahkan dalam sisi gaya bicara, pasangan Probowo dan Sandi ini lebih elegan dan bisa menguasai materi sehingga mengilustrasikan poin-poin yang menjadi pembahasan sangat bagus. “Gaya bicara bahasa lebih elegan, khususnya kang Sandi, mengilustrasikan poin-poin berkaitan penegakan hukum dan di fabel sangat oke.
Ia berharap, dengan gaya penyampaian dan penguasaan materi pada debat kali ini pasangan Prabowo-Sandi bisa lebih meyakinkan masyarakat. “Iya yang sudah memilih Prabowo-Sandi bisa lebih mantap dan masyarakat yang belum bisa meyakinkan mereka,” jelasnya. (bal)






