SUKABUMI – Tim Sar Gabungan berhasil menemukan dua korban yang sebelumnya dinyatakan hilang setelah terseret banjir bandang warga Gumelar, kelurahan/ Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Jumat (7/3/2025).
Dua korban merupakan ibu dan anak, yakni Santi alias Zahra dan anaknya, Nurul (3) ditemukan tim Sar Gabungan dalam kondisi berpelukan dan sudah meninggal dunia di tumpukan sampah setelah menimbunnya.
Ahmad Rizkiansyah Kasi Operasi Kantor SAR Jakarta saat diwawancara mengatakan, tim Sar sudah melakukan upaya operasi sar sejak dini hari bahkan semenjak terjadinya banjir bandang terjadi, kemudian diketahui bahwa kampung Gumelar tersebut ada dua korban yang rumahnya roboh, kemudian diduga korban itu berada di bawahnya dan terseret arus sungai Cipalabuan.
“Alhamdulillah ini tadi pukul 13.30 Wib dua korban bisa ditemukan bersama sama, ini ibu dan anak. Kalau melihat kesulitan nya seperti yang kita lihat banyak sekali sampah, tumpukan sampah dan memang ditemukan karena terkubur di dalam sampah,” ungkapannya.
Sebelum ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, kata Ahmad Rizkiansyah berdasarkan keterangan saksi saksi dilapangan, bahwa korban ibu dan anak ini pada saat air sungai Cipalabuan sudah tinggi dengan arus sangat deras, keduanya masih didalam rumah, sehingga pada saat air mulai menghantam rumah tersebut ibu dan anak itu terjatuh dan terbawa.
“Secara keseluruhan kita sementara data yang kita punya kita mencari ada 5 orang lagi, longsor di daerah Lengkong dan satunya di Simpenan. Untuk menuju kesana, sampai saat ini kita masih kesulitan karena akses memang beberapa tempat ada yang longsor, jadi untuk akses kesananya sangat sulit sekali,” tuturnya.






