Driver Gocar, Terancam Pemutusan Mitra

CIKOLE– Pelayanan tidak nyaman yang dialami Eli Sumiati (33), ibu rumah tangga asal Kampung Nangerang RT 1/12 Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu beberapa waktu lalu saat menggunakan jasa angkutan online akhirnya direspon pihak perusahan.

Head Regional Corporate Communications Jawa Barat Gojek, Wildan Kesuma mengungkapkan, pasca mendapat informasi tersebut, pihaknya langsung menindaklanjutinya secara internal. “Kami langsung merespon dengan meminta maaf pada pelanggan dan menindaklanjuti secara internal informasi yang diperoleh langsung dari pelanggan Itu,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (26/10).

Setelah melakuan proses internal, jika driver Gocar tersebut terbukti bersalah dan tidak sesuai dengan standar operasional palyanana, pihaknya tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas. “Bila mitra kami terbukti bersalah, kami akan memberikan sanksi sesuai kebijakan yang berlaku, mulai dari suspensi hingga putus mitra,” tegasnya.

Jika kedapatan mitra ataupun driver Gojek maupun Gocar ada yang bermasalah, pihaknya mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk segera melaporkannya ke kantor terdekat ataupun ke call center Gojek. “Kami selalu berusaha untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan kami, dan menghimbau bila ada permasalahan berkaitan dengan kenyamanan pelanggan,” tutupnya.

Sebelumnya, Perlakuan yang tidak menyenangkan yang dialami ibu berhijab ini bermula, saat dirinya mengantar pulang adiknya Sandi Nayoan (21) yang telah usai menjalani perawatan karena mengidap penyakit thalasemia dari RSUD Syamsudin SH. Saat itu, dirinya memesan jasa angkutan online untuk pulang. Ditengah perjalanan, dengan berbagai alasan dirinya diturunkan ditengah jalan hanya karena membayar jasa angkutan online itu secara non tunai.

 

(upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.