DPRD: Evaluasi Keberadaan PLTU!

Dalam konteks ini, Agus berjanji akan meminta dinas terkait supaya segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai bila dibiarkan, terjadi situasi yang tidak kondusif di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan tekankan kepada pemerintah daerah dalam hal ini adalah dinas terkait supay segera turun tangan menyelesaikan persoalan ini. Serta kepada masyarakat diharapkan tenang dalam persoalan ini, karena bagaimanapun kejadian ini merupakan fenomena alam yang tidak direncanakan dan tidak bisa dicegah,” jelas politisi Partai Golkar ini.

Bacaan Lainnya

Disinggung soal evaluasi keberadaan PLTU, Agus menjelaskan, PLTU Palabuhanratu ini merupakan proyek nasional dan bukan daerah. Artinya, proyek ini merupakan proyek tenaga listrik untuk menyuplai ketersediaan listrik secara nasional, tidak hanya kedaerahan saja.

“Kajiannya pun dari pusat dan evaluasinya pun harus dari pusat. Kita hanya mengikuti kebijakan dari pusat. Yang terpenting sekarang ini, kejadian ini harus segera diselesaikan dan masyarakat sekitar pun bisa hidup normal kembali,” tandas Agus.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Walhi Jawa Barat, Dadan Ramdhan menegaskan, insiden batu bara yang tumpah di Pantai Cipatuguran ini bisa diklasifikasikan sebagai kasus dumping bila sampai sekarang tidak ada tindakan baik dari pihak perusahaan maupun pemerintah.

Ini artinya terdapat dugaan pembuangan bahan berbahaya beracun dalam hal ini batu bara ke dalam ekosistem laut. “Harus diingat, jarak 0-12 mil dari pantai ke laut itu merupakan kewenangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi.

Artinya, pemerintah Provinsi Jawa Barat pun wajib turun tangan melakukan investigasi atas kejadian ini tidak boleh dibiarkan seperti sekarang,” ungkap Dadan.

Dadan menjelaskan, pencemaran akibat batu bara ini akan berdampak pada dua hal, yakni mengancam ekosistem laut dan lingkungan penduduk. Semua pencemaran ini tentunya ada sanksi yang diatur dalam Undang-undang.

“Kami mengkhawatirkan terjadinya kerusakan ekosistem laut dan kondisi yang tidak baik bagi kesehatan penduduk sekitar. Maka dari itu, kami mendesak supaya kasus ini ditindak lanjuti dan disikapi secara serius,” tandasnya. (ren)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *