BERITA UTAMA

DPR Pertimbangkan Impor Beras * Tak Cocok Dengan Selera Masyarakat

×

DPR Pertimbangkan Impor Beras * Tak Cocok Dengan Selera Masyarakat

Sebarkan artikel ini

“Sekarang Bulog tidak lagi lakukan operasi pasar, kehadiran kita di tengah-tengah masyarakat sekarang tergelar dengan mobile, hal ini akan kami siarkan melalui radio maupun tv dan akan ada titik-titik mobile jadi masyarakat bisa beli di mana saja,” ujar Budi Waseso di ruang rapat Komisi VI DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, kemarin.

Ia menjelaskan, stok pangan ini juga akan disediakan oleh Bulog dalam satu set kemasan dengan mutu terbaik dan harga yang terjangkau di semua tingkatan masyarakat.

Bank bjb Tandamata

“Kebutuhan pokok ini real ada di lapangan mengikuti kemampuan daya beli masyarakat, misalnya ada set berisi beras 200 gram, minyak goreng 1/4 liter, gula 1/4 kg, ini sudah kita siapkan sehingga nanti kebutuhan pokok masyarakat ini sampai di tingkat bawah itu tersedia dan terjangkau,” paparnya.

Terkhusus untuk beras sendiri, Ia memastikan, Bulog juga telah mematok harga pasti yang tidak bisa diganggu gugat, merata di semua daerah termasuk Papua.

“Bulog sudah patok harga, mulai dari beras medium kita patok biaya paling tinggi itu Rp8.950 jadi tidak ada yang bisa bermain di situ, biar pun di Papua harga nya juga segitu, satu harga semua,” tegasnya.

 

(fiq)