Dinas PU Kabupaten Sukabumi Geber Pembangunan Jembatan Wisata Cinumpang

  • Whatsapp
Jembatan Wisata Cinumpang
Sejumlah alat berat saat melakukan penggalian pondasi di kawasan proyek Jembatan Wisata Cinumpang, Kecamatan Kadudampit

SUKABUMI – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi terus menggeber pembangunan Jembatan Wisata Cinumpang yang berada di Kecamatan Kadudampit.

Selain untuk pemerataan pembangunan, hal ini juga diyakini akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi warga di masa pandemi Covid-19.

Bacaan Lainnya

Proyek pembangunan jembatan yang akan menghubungkan jalan lingkar utara yakni Kecamatan Kadudampit, Kecamatan Sukabumi, Kecamatan Sukaraja hingga Kecamatan Sukalarang itu, kini progres pembangunannya sudah 43 persen.

Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Asep Japar didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Agus Hermawan kepada Radar Sukabumi mengatakan, pembangunan Jembatan Wisata Cinumpang ini, memiliki panjang sekitar 90 meter.

Pada pembangunannya dilakukan dengan dua segmen yaitu 45 meter per segmennya sementara untuk lebarnya sekitar tujuh meter.

“Proyek Jembatan Wisata Cinumpang ini, merupakan tipe jembatan kelas B. Sekarang progres pembangunannya baru sampai 43 persen.

Jembatan Wisata Cinumpang
Para pekerja saat menggali pondasi di kawasan proyek Jembatan Wisata Cinumpang, Kecamatan Kadudampit

Iya, pembangunannya kita baru satu kaitan dengan galian pondasi arah ke Kadudampit sudah di cor dan rencana pada Kamis (02/08) pengecoran arah ke wilayah Kecamatan Sukalrang dan vilar tengah,” kata Agus pada Senin (30/08).

Proyek pembangunan jembatan ini, ujar Agus, telah dikerjakan dengan lama pengerjaan sebanyak 180 hari kerja atau enam bulan dan mulai dikerjakan proyeknya sejak 17 juli 2021 lalu.

“Kalau sampai sekarang, pengerjaanya sudah dua bulan. Insya Allah kami dapat memnuhi target pengerjaannya.

Karena hingga saat ini Alhamdulillah kami belum mendapatkan kendala apapun baik dari segi teknis maupun lainnya,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, proyek pembangunan jembatan tersebut telah menelan biaya sebesar Rp19 Miliyar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) II Kabupaten Sukabumi.

Untuk itu, dirinya berharap, dengan dibukanya akses jalan baru lingkar utara ini dapat meningkatkan kesejahtraan masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya di wilayah utara.

“Saat semua potensi tergali, masyarakat mendapatkan akses yang baik, pastinya perkembangan ekonomi di wilayah utara sukabumi akan berkembang pesat,” bebernya.

Jembatan Wisata Cinumpang
Suasana pengawasan jalan jembatan Cinumpang Kadudampit saat melakukan cut and fill.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi Iyos Somantri menjelaskan, Dinas PU Kabupaten Sukabumi merupakan garda terdepan dalam menunjang pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukabumi.

Untuk itu, Dinas PU Kabupaten Sukabumi mempunyai tantangan untuk membentuk program-program yang benar mempunyai multiplayer efek yang bisa membangkitkan nilai ekonomi, pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat.

“Jadi rencananya itu, di wilayah Cinumpang Kadudampit ini nantinya akan dikembangkan karena wilayahnya merupakan daerah wisata dan pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi punya rencana kedepan, bahwa di Cinumpang itu harus lebih baik lagi,” katanya.

Untuk itu, di wilayah Cinumpang Kadudampit tersebut, telah dibangun jembatan dengan sedemikian rupa dan konstruktur bangunannya telah menyesuaikan dengan daerah wisata.

“Nanti akan lebih bagus di bawah jembatan itu ada bumi perkemahan dan ada kolam serta jalan tersebut itu nanti kedepannya bisa tembus ke Sukalarang.

Tentunya hal ini, selain menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun domestik, juga dapat mendogkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya para petani untuk mendistribusikan atau menjual hasil panennya ke pasar,” pungkasnya. (Den/d)

Jembatan Wisata Cinumpang
Suasana pengecoran pondasi di kawasan proyek Jembatan Wisata Cinumpang, Kecamatan Kadudampit

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *