Dihadang Warga, Dua Pencuri Asal Banten Diciduk Jajaran Polsek Cisolok

  • Whatsapp
Massa saat menghadang mobil pelaku pencurian tabung gas di ruas Jalan Cicadas, Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok, Kamis (23/7).

RADARSUKABUMI.com — Dua pelaku pencurian tabung gas elpiji asal Serang Banten, berhasil diciduk jajaran Reskrim Polsek Cisolok, Polres Sukabumi, Kamis (23/7).

Berdasarkan informasi yang diperoleh Radar Sukabumi dari polisi, pelaku yang diketahui berinisial S dan R ini, telah dicokok petugas saat ke dua pelaku bersama satu pelaku lainnya berisisial H yang kini statusnya masih Daftar Pencarian Orang (DPO) itu, terpergok oleh pemilik warung saat beraksi di wilayah Banten. Saat diketahui, melakukan aksi pencurian tabung gas, para pelaku tersebut langsung bergegas melarikan diri ke arah Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Kanit Reskrim Polsek Cisolok, Bripka Haryanto mengatakan, saat para pelaku melarikan diri ke arah Sukabumi dengan menggunakan kendaraan roda empat bernomol polisi A 1692 BD, mobil yang ditumpangi pelaku telah dihadang warga dengan tumpukan kayu dan balok besar, tepatnya di ruas Jalan Cicadas, Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, Kecamatan Cisolok sektiar pukul 05.00 WIB. “

“Korban pencurian ini, telah menghubungi warga di perbatasan Banten dan Sukabumi, karena kompak warga kemudian memblokir jalan untuk menghadang mobil pelaku.

Saat hendak melintas, mobil pelaku itu telah berusaha keras untuk menerobos jalan. Namun, karena kaget dan badan jalan licin serta dipenuhi bambu, akhirnya mobil pencuri itu langsung menabrak tebing yang berada di pinggir jalan,” kata Haryanto kepada Radar Sukabumi melalui telepon selulernya, Kamis (23/7).

Saat mobil pelaku menabrak tebing di pinggir jalan, warga yang berada di lokasi kejadian langsung melampiaskan amarahnya kepada para pelaku tersebut. Beruntung polisi yang berada di lokasi langsung mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolsek Cisolok.

“Dari tiga pelaku ini, satu pelaku berinisial H telah berhasil melarikan diri dari kepungan massa. Iya, kalau kami terlambat sedikit saja ke lokasi, pelaku itu bisa nyaris terbunuh dari amukan massa,” ujarnya.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *