Dibawa Kabur 46 Hari, Ahmed Datang Dengan Wajah Kumal Seperti Pemulung, Kapolres Sebut Pelaku Berpindah-pindah

  • Whatsapp
Poster anak hilang yang sudah dicetak keluarga untuk disebarluaskan, Kamis (22/4).

SUKABUMI — Ahmed Maula (11) akhirya bisa pulang ke Sukabumi, setelah anggota Polres Sukabumi Kota menemukan sekaligus menangkap pembawa kabur bocah di wilayah kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) Tanggerang, Banten.

Kedatangan Ahmed ke Sukabumi disambut isak tangis keluarga, betapa tidak anak dari pasangan Muhammad Zaini (47) dan Ati Sudiati (43) ini hilang dibawa Kabur pelaku selama 46 hari. Hingga kondisinya kumal tak terurus, pasalnya anak yang masih duduk di Sekolah Dasar tersebut diajak memulung oleh pelaku.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengatakan, korban memang diajak memulung oleh pelaku. “Selama bersama pelaku, korban memang selalu diajak memulung makanya korban telihay kumal, “jelas AKBP Sumarni kepada sejumlah wartawan, pada saat melakukan press release Selasa Dini Hari (25/05)

Kini korban yang diketahui warga Jalan Sikib, Kelurahan Nangeleng, Kecamatan Citamiang diserahkan kepada kedua orangtuanya. Sebelumnya, Ahmed dilaporkan hilang sejak Minggu 11 April 2021 silam.

Pada saat itu, Pihak Keluarga meyakini jika putera bontotnya itu telah diculik oleh Pria yang kerap disapa Bima, terduga penculik berprofesi sebagai pemulung yang biasa mangkal tidak jauh dari rumah kontrakan Ahmed.

Sebelumnya Pelaku dan Korban sempat berpindah pindah Kota setelah selanjutnya menetap di Tanggerang.

“Pemulung yang tinggal di sekitar rumah korban membawa lari atau membawa kabur korban, awalnya ke Bogor, kemudian mereka naik Becak yang dimiliki tersangka, dari Bogor bergerak ke Tanggerang,” sambung Sumarni.

Kemudian Tim Kami melakukan penyelidikan, pelacakan, tracking dan sebagainya, dan akhirnya hari ini pukul 05.30 sore berhasil menangkap Pelaku,” bebernya.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih mendalami motif dan kejahatan lainnya. Sementara untuk korban sendiri dipastikan ditemukan dalam kondisi sehat.

“Alhamdulilah Korban sehat, Kita mengembangkan kasus ini, cek lidik lagi, apakah ada tindak pidana lain dalam pidana ini,”tukasnya. (*/hnd)

Pos terkait