Di Sukabumi Kemarin, Forkopimda Setuju Tembak Ditempat Genk Motor, Tanda-tanda Keseriusan Brantas Kriminal Jalanan

  • Whatsapp
Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi Saat menandatangani soal Brantas Genk Motor di Mapolres Sukabumi Kota

SUKABUMI — Kemarin, Selasa (26/05/2021) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sukabumi menunjukan keseriusan dalam menyikapi maraknya aksi geng motor yang kerap menimbulkan keresahan masyarakat.

Hal itu Membuat jajaran Polres Sukabumi Kota akan menindak tegas geng motor dengan menembak ditempat jika sudah mengancam keselamatan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sumarni mengatakan, saat ini Polres Sukabumi Kota sudah koordinasi dengan Pemerintah  Kota (Pemkot) dan Pemkab Sukabumi untuk menolak aksi geng motor.

“Kami akan menindak tegas jika masih ada berandalan motor dan keberadaan gang motor dengan simbolnya. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot, Pemda, ulama, tokoh masyarakat dan unsur lainnya untuk membentuk Satgas di lingkungan terkecil tingkat RT dan RW untuk jaga kampung,” kata Sumarni kepada Radar Sukabumi, Selasa (25/5).

Lanjut Sumarni, apabila geng motor ini mengancam keselamatan masyarakat polisi akan berikan tindakan tegas dan terukur. “Karena itu, masyarakat harus berperan aktif menginformasikan keberadaan geng motor ini. Kalau mengancam nyawa orang lain tentunya tembak ditempat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, ada beberapa pilar dalam penanganan geng motor ini. Mulai dari, pilar pemerintahan hingga bagai mana mengaktivasi tingkat RT dan hingga kecamatan yang mana menjadi garda terdepan temu cepat lapor cepat ketika mengindikasikan ada wilayah tempat nongkrong para geng motor.

“Sementara, untuk pilar pendidikan bagai mana di masa pandemi sekarang yang tampaknya belum efektif ini pihak sekolah mampu untuk melakukan pengontrolan terhadap siswanya dari rumah. Jangan bosan untuk terus memberantas gang motor,” pungkasnya. (bam/d)

Pos terkait