Datangi Sukabumi, Mensos Risma Janjikan Relokasi Rumah yang Terancam Longsor 

Mensos RI Tri Rismaharini saat meninjau lokasi bencana tanah longsor
DITINJAU : Mensos RI Tri Rismaharini saat meninjau lokasi bencana tanah longsor yang menelan tiga korban jiwa di Kampung Cileutik, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin pada Rabu (16/11).(FOTO : DENDI/RADAR SUKABUMI)

SUKABUMI — Menteri Sosial Republik Indoneisa (Mensos RI) Tri Rismaharini, mendatangi korban bencana tanah longsor di Kampung Cileutik, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi pada Rabu (16/11). Dalam kunjungan tersebut Risma berjanji akan merelokasi rumah yang terancam longsor.

“Ini kejadiannya memang sudah agak lama, karena itu kita bantu untuk berikan santunan. Selain itu, saya juga meminta ada beberapa rumah warga yang harus direlokasi karena kondisinya menurut saya membahayakan, jika dibangun kembali,” kata Tri Rismaharini kepada Radar Sukabumi usai meninjau lokasi bencana longsor di Kampung Cileutik, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin pada Rabu (16/11).

Bacaan Lainnya

Hal tersebut, masih kata Tri Rismaharini, memang harus disosialisasikan. Terlebih lagi, kondisinya saat ini curah hujan sangat tinggi. Maka dari itu, antisipasinya harus lebih kuat dilakukan agar tidak ada korban lagi.

“Jadi contohnya saat hujan mulai turun, warga di kampung ini harus segera keluar rumah atau ke tempat yang aman atau tempat yang nanti bisa dipilih oleh pemerintah daerah dan pemerintah desa,” paparnya.

Menurutnya, saat ia dalam perjalan di Sukabumi ia melihat potensi bencana alam baik bencana tanah longsor maupun bencana banjir ini, harus diwaspadai semua daerah. Karena bukan hanya wilayah tersebut saja yang harus menjadi perhatian.

“Tadi sepanjang perjalanan ada beberapa titik yang mungkin harus diantisipasi supaya tidak ada korban lagi. Meski begitu, kalau rumah yang di bawah (dilokasi longsor,red) saya sarankan untuk segera dipindah juga. Jadi satu di atas dan dua di sini dan satu di paling bawahnya itu, harus segera di relokasi. Paling penting adalah antisipasinya supaya tidak ada korban lagi. Intinya, saya akan usaha carikan uang karena sebetulnya banyak di luar sana yang baik dan juga memperhatikan ini. Seperti kemarin kejadian di Kanjuruhan ada orang yang membantu,” ujarnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *