Data dan Fakta Kades Kademangan Sukabumi Diduga Tilep Uang Desa Demi Avanza

Korupsi Mantan Kades Kademangan
Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra berbincang dengan mantan Kepala Desa (Kades) Kademangan Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berinisial DD (50) yang diduga melakukan tindak pidana korupsi DD/ADD dan Banprov Jabar.

SUKABUMI – Aksi tak terpuji yang dilakukan mantan Kepala Desa (Kades) Kademangan Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, berinisial DD (50) harus menjadi pelajaran.

Bagaimana tidak, uang negara yang seharusnya dibelikan untuk mobil Ambulans jenis APV, malah justru beli mobil jenis Avanza.

Bacaan Lainnya

Tak tanggung-tanggung, duga tindak pidana korupsi (tipikor) yang dilakukannya ini, berasal dari anggaran Dana Desa (DD) dan bantuan Provinsi Jawa Barat (Jabar) tahun anggaran 2018-2019 dengan nilai kerugian negara hingga ratusan juta rupiah.

Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, perbuatan tersangka ini, dilakukan saat menjabat sebagai kepala desa pada periode 2018-2019.

Tersangka DD tidak merealisasikan anggaran untuk beberapa kegiatan yang sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Modus tersangka yakni tidak melakukan kegiatan, tetapi tetap dibuatkan laporan. Sehingga, tersangka diduga menggunakan DD/ADD dan Banprov Jabar untuk kepentingan pribadinya.

Dari hasil audit, kerugian negara mencapai Rp 685.183.729,” ujar Dedy didampingi Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Rizka Fadhila dalam pers rilis di Mapolres Sukabumi, Jumat (28/01/2022).

Dedy merinci, anggaran yang digunakan tersangka yakni tahum 2018 dari DD/ADD bantuan Provinsi Jabar Rp240.289.819. Lalu tahun 2019 ADD tahap 1, DD tahap 1 dan 2 sebesar Rp333.477.400. Selain itu, kelebihan bayar yang melebihi volume terpasang Rp111.416.510.

Dijelaskan Dedy, bantuan provinsi tersebut digunakan tersangka untuk membeli satu unit mobil mini bus jenis Avanza. Padahal seharusnya dianggarkan untuk membeli satu unit mobil ambulans jenis APV.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.