SUKABUMI – Seluruh peserta pemilu Pileg dan Pilpres 2019 Kota dan Kabupaten Sukabumi mendeklarasikan Pemilu 2019 Damai. Deklarasi damai oleh para caleg dan para pengurus parpol ini dibuktikan dengan pembacaan Pernyataan sikap sekaligus Deklarasi Damai. Seperti halnya untuk di Kota Sukabumi para caleg terlibat Penandatanganan deklarasi damai oleh Walikota Sukabumi, Kapolres Sukabumi Kota, Dandim 0607, KPU Kota Sukabumi, Bawaslu Kota Sukabumi dan Partai politik di Lapang Merdeka, kemarin.
Walikota Sukabumi Achmad Fahmi mengatakan,Pemilu merupakan pesta rakyat yang harus dihadapi dengan kegembiraan oleh setiap orang. Sejauh ini tidak ada hal yang mengkhawatirkan sehingga masyarakat bisa mengikuti pemilu dengan damai dan aman lebih baik dari periode sebelumnya.
Pelaksanaan Pemilu 2019 di Kota Sukabumi berjalan dengan amn dan damai.
“Ini kan pesta, pesta itu kita harus hadapi dengan kegembiraan, kebahagiaan, jadi tidak ada hal-hal yang mengkhawatirkan, semua berjalan dengan aman dan kondusif,” ujarnya.
Oleh sebab itu, diharapkan unsur TNI, Polri dan Pemerintah Daerah akan terus kerja sama bahu-membahu memastikan bahwa persiapan pelaksanaan dan pasca pemilu tidak terjadi hambatan apapun.
” Sejauh ini, kami memandang keberadaan Kota Sukabumi jelang Pemilu dinilai aman, untuk mempertahankan kondisi ini tentunya seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga kondusifitas Kota tercinta ini,” ucapnya.
Sementara itu, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Purnomo Condro menjelaskan, saat ini seluruh daerah akan melaksanakan pesta demokrasi dimana hal ini akan dicatat dalam sejarah karena kita akan memilih 5 jenis pilihan dalam satu waktu.
Diharapkan pesta demokrasi ini bisa berjalan lancar apabila Instasi terkait bisa saling koordinasi dan komunikasi. Dikarenakan Susatyo, ajang ini bukan konflik antara kubu yang satu dengan yang lain melainkan ajang kompetensibilitas untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.
“TNI dan Polri merupakan Instansi penting dalam pengamanan penyelenggaraan pemilu yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019 mendatang. Negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang rentan namun klo kita tetap bersatu maka Indonesia Maju dan Jaya, NKRI Harga Mati,” ujarnya.
Tak jauh berbeda deklarasi damai di Kabupaten Sukabumi dilaksanakan sama. Hampir seluruh parpol dan perwakilan caleg yang disaksikan oleh KPU, Bawaslu dan TNI/Polri serta undangan lainnya melakukan deklrasi damai.
“Sama seperti didaerah lain, semua perwakilan partai politik ini mengikrarkan secara lisan dan penandatanganan Deklarasi Damai. Dalam janjinya peserta Pemilu 2019 berjanji mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,”jelas Ketua KPU Ferry Gustaman kepada koran ini, kemarin (22/3)
Lebih lanjut dirinya mengatakan Deklarasi juga berisi agar para peserta pemilu melakukan pemilihan dengan tertib dan damai. Dirinya berharap peserta dapat menjauhi politik uang, SARA dan pengunaan hoaks. “Melaksanakan kampanye pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang, serta melaksanakan kampanye berdasarkan peraturan UU yang berlaku,”tukasnya. (bal/hnd)






