BERITA UTAMAKOTA SUKABUMI

Cerita dr M Mujang Giri Rahadar, Ketua Tim Penanganan Covid-19 RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi

Rasa Khawatir Saya Hanya 10 Persen

RADAR SUKABUMI – Dokter dan paramedis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19, tidak sedikit cerita pilu, haru, sedih, bahagia datang dari petugas kesehatan dari berbagai  belahan dunia dalam penanganan Covid-19. Termasuk di Kota Sukabumi, sejak ditetapkannya RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi sebagai rumah sakit rujukan penanganan wabah  tersebut, puluhan pasien terus berdatangan.

Laporan Lupi Pajar Hermawan, Radar Sukabumi

RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan utama di Kota Sukabumi dalam penanganan Covid-19 oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat sejak wabah  tersebut mulai merebak ke wilayah Kota Sukabumi.

Rupanya terdapat cerita haru, pilu serta menginspirasi dari para dokter dan paramedis yang bertugas di rumah sakit  kebanggaan Kota Sukabumi itu.

dr M Mujang Giri Rahadar, ketua Tim Penanganan Covid-19 RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi menceritakan bagaimana kisah tim yang dipimpinnya saat pertama kali kedatangan  pasien korona berikut persiapan yang dilakukan oleh pihak rumah sakit.

Dokter spesialis paru itu mengaku jujur awalnya tidak ada yang siap menerima kenyataan tersebut,  namun begitu dengan berbagai upaya cepat serta kerjasama semua tim ruang isolasi pertama yang berloaksi di ruang IGD berhasil disiapkan.

“Saya akan menceritkan suka duka sejak awal rumah sakit kita ini menjadi rujukan, jujur pada awalnya tidak ada yang siap, karena wabah ini sifatnya pendemi, maka semua  harus dipersiapkan sedangkan pasien terus berdatangan saat itu.

Rasa cemas, panik saat itu muncul pada kita semua, namun akhirnya dengan semua kerjasama ruang isolasi  berhasil disiapkan,” ungkapnya,  (19/4).

Sebagai ketua tim penanganan Covid-19, melakukan berbagai upaya agar seluruh tim yang dipimpinnya tersebut tidak panik secara berlebihan.

1 2 3Laman berikutnya
Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button