Bikin Video Hina Polisi, Nasib Pemuda Sukabumi Berujung di Jeruji Besi

  • Whatsapp

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Seorang pemuda berasal dari Kampung Gandasoli, Desa Cipurut, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi harus berurusan dengan sangat serius dengan polisi. Ini dikarenakan ulahnya dalam swavideo yang berisikan dugaan penghinaan terhadap institusi Polri.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni mengungkapkan pria berinisial RRM (28) itu terlibat dalam aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja di kawasan Patung Kuda, Jakarta pada Selasa (13/10/2020) lalu. Dalam aksinya, RRM sempat melakukan gestur dan ungkapan penghinaan kepada polisi yang bertugas menjaga jalannya demonstrasi.

Bacaan Lainnya

“Pria tersebut ikut aksi unjuk rasa di daerah Patung Kuda di Jakarta. Pas unjuk rasa itu, dia sempat membuat video selfie dengan mengatakan polisi a****g secara berulang-ulang sambil mengacungkan jari tengah tangan kanannya,” kata Sumarni, Sabtu (17/10/2020).

Sumarni juga menambahkan bahwa RRM yanng diketahui berprofesi sebagai buruh harian lepas juga membagikan dan menyebarluaskan videonya kepada teman-temannya seusai tiba di Sukabumi. Videonya lantas menjadi viral di media sosial.

“Dari tangan pelaku kami menyita satu unit handphone merk Realme 5 Pro yang digunakan oleh tersangka untuk membuat video dan menyebarkan video. Lalu satu potong kaos oblong lengan panjang warna hitam, dan satu potong celana panjang warna cokelat,” ucap Sumarni.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal berlapis, yakni Pasal 45A ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) dan Pasal 45 ayat (1) juncto Pasal 27 ayat (1) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE, serta Pasal 207 KUHP.

“Saat ini kasusnya ditangani oleh Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan proses penyidikan lebih lanjut,” tutup Sumarni dalam keterangannya. (izo/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *