BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Bencana Kabupaten Sukabumi, Kerugian Rp32 M, 33 Orang Meninggal

×

Bencana Kabupaten Sukabumi, Kerugian Rp32 M, 33 Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI — Kasus longsor, banjir, kebakaran rumah dan hutan saat ini mendominasi bencana di Kabupaten Sukabumi. Terbukti, dari data yang tercatat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terhitung dari Januari 2019 hingga Desember 2019 lalu mencapai 141 kebakaran, 312 longsor, 30 banjir, tiga kali gempa bumi, 24 pergerakan tanah, 81 kekeringan, 31 kebakaran hutan dan delapan bencana lain-lain. Akibatnya, 33 jiwa meninggal serta 20 jiwa luka-luka.

Koordinator Pusdalop BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna mengungkapkan, kerugian akibat bencana ini mencapai Rp32.149.500.000 dari jumlah total bencana sebanyak 567 kasus.

Bank bjb Tandamata

“Kalau dilihat dari data yang ada, kasus kebakaran masihmendominasibencanadi Kabupaten Sukabumi. Adapun bencana lainnya longsor juga jumlahnya cukuptinggi,” ungkap Daeng kepada Radar Sukabumi, (6/1).

Sementara, lanjut Daeng, jumlah yang terdampak bencana tersebut yakni, 949 Kepala Keluarga (KK) dan 3319 jiwa. Sebanyak 229 KK dan 895 terpaksa mengungsi.

“Adapun bangunan yang mengalami kerusakan mencapai 1347 unit. Sarana lainya, 11 saluran air rusak berat dan 54 rusak sedang, 15 jembatan rusak berat serta 16 jembatan rusak ringan,” ujarnya.

Daeng menerangkan, tidak hanya itu bencana juga mengakibatkan 17 masjid rusak berat, delapan masjid rusak sedang dan satu bangunan sekolah rusak sedang serta delapan rusak berat.

Menurutnya, Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah paling rawan bencana. Pada musim kemarau, bencana didominasi kebakaran dan kekeringan. Sedangkan, pada musim hujan bencana longsor, banjir dan angin kencang yang biasanya melanda Kabupaten Sukabumi.