BERITA UTAMAKABUPATEN SUKABUMI

Bencana Kabupaten Sukabumi, Kerugian Rp32 M, 33 Orang Meninggal

×

Bencana Kabupaten Sukabumi, Kerugian Rp32 M, 33 Orang Meninggal

Sebarkan artikel ini

“Ya, di Kabupaten Sukabumi ini semua potensi bencara ada. Seperti, longsor, kebakaran, banjir, angin puting beliung, gempa dan bencana alam lainnya,” imbuhnya.

Karena itu, BPBD tidak hentinya meminta masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dalam musim hujan ini khususnya bagi masyarakat yang memiliki rumah berdekatan dengan tebing maupun sungai dihimbau agar selalu waspada.

Bank bjb Tandamata

“Kalau terjadi bencana alam kami minta masyarakat secepatnya melaporkan kepada pemerintah setempat agar segera ditangani,” pungkasnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri mengajak kepada seluruh perangkat daerah terkait dan para camat agar segera membuat langkah persiapan atau antisipasi penanganan bencana.

“Hari ini (6/1), kita bersama-sama mengevaluasi kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana, sehingga apa yang telah kita lakukan dan siapkan berjalan dengan lancar sehingga ketika nanti ada kejadian yang tak diinginkan, kita sudah siap menanggulanginya,” ujar Iyos usai memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) antisipasi bencana bersama BPBD, perangkat daerah terkait dan para camat di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Sukabumi, Senin, (6/1).

Berdasarkan perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) selama dua bulan ke depan akan terus menerus turun hujan sehingga Pemda perlu siap siaga dalam menghadapi cuaca ekstri tersebut.

Sebelumnya, tingginya curah hujan belakangan ini, membuat Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mewanti wanti warganya agar meningkatkan kewaspadaan terkait bencana. Tak hanya itu, ia juga meminta Desa, Kecamatan serta lembaga terkait agar siaga dan sigap.

Ini dikarenakan tanah di Sukabumi rawan longsor. “Yang perlu kita waspadai adalah bencana longsor dan banjir akibat derasnya hujan,” kata Marwan Hamami kepada Radar Sukabumi di Pendopo Negara, Sukabumi, (2/1).