Pemilik bangunan, Erwan Siswana (60), menyebut rumah tersebut sudah lama tidak dihuni. Ia memperkirakan kerugian mencapai Rp100 juta. “Kami sudah berkoordinasi dengan BPBD, Polsek, dan Kecamatan. Rencananya sisa bangunan yang masih menggantung akan segera dirobohkan total agar warga merasa aman,” katanya.
Pihak desa dan warga kini menantikan bantuan alat berat dari BPBD untuk membersihkan material sisa bangunan, mengingat keterbatasan peralatan swadaya.(den/d)






