Bangunan Bersejarah Harus Bebas Dari Politik

  • Whatsapp
BERSEJARAH: Bangunan sisa-sisa sejarah Pabrik Tekstil Tjiboenar yang berada di Jalan Kadudampit.

SUKABUMI – Para pegiat sejarah Sukabumi meminta agar situs atau cagar budaya tidak menjadi lokasi pemasangan spanduk kampanye pemilihan kepada daerah. Pasalnya, benda atau situs bersejarah harus benar-benar dijaga kelestariannya.

Ketua Yayasan Dapuran Kipahare, Irman Firmansyah menerangkan, bangunan atau cagar budaya harus steril dari politik. Dirinya meminta kepada semua tim pemenangan dan penyelenggara pemilu agar dapat memprioritaskannya.

Bacaan Lainnya

“Beberapa waktu lalu sempat sebuah baligo caleg dipasang di lokasi bangunan tua yang masih berdiri dengan tulisan Tjiboenar, Kadudampit. Walaupun memang, selang beberapa waktu baligo itu dicabut kembali, setelah muncul protes dari komunitas sejarah, dan itu harus menajdi perhatian semua pihak,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (3/11).

Sebelumnya, lanjut Irman, Tim dari Reenactor Explore Kipahare (REK) dan Relawan Pelestari Cagar Budaya (RPCB) melakukan kunjungan untuk memastikan bahwa bangunan tersebut steril dari baligo dan aksi vandalisme. Namun memang, walaupun baliho sudah tidak terpasang, tetapi coretan aksi vandalisme berupa coretan-coretan di dinding masih terlihat.

“Karena letak bangunannya di pinggir jalan, maka banyak orang memanfaatkannya untuk berswafoto atau melakukan pemotretan pre wedding. Namun, sayangnya ada saja yang menjadikannya sasaran aksi vandalisme dengan mencorat-coret dinding tersebut sehingga nampak kurang indah,” bebernya.

Para pegiat sejarah, masih kata Irman, bakal terus melakukan pemantauan ke berbagai bangunan bersejarah di Suakbumi untuk memastikan steril dari baligo politik dan aksi vandalisme.

“Kami juga mengajak semua masyarakat agar sama-sama ikut menjaga benda dan bangunan bersejarah, karena tanpa keterlibatan masyarkat dan semua pihak, kami cukup kesulitan untuk mengontrolnya,” pungkasnya. (upi/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *