SUKABUMI – Proyek pembangunan Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi III kembali menuai protes dari warga. Kali ini, warga Kampung Legok Picung, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, mendatangi kantor PT Trans Jabar Tol (TJT) pada Selasa (10/06) siang.
Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra, menyatakan bahwa kedatangan warganya bertujuan untuk meminta pertanggungjawaban atas pemadaman listrik akibat kabel yang putus tersangkut bak truk pengangkut tanah proyek tol pada Senin (09/06) malam.
“Bukan hanya itu, warga juga mengeluhkan dampak tanah urugan dari proyek tol yang menutup saluran irigasi di kampung mereka,” ujar Agung, Selasa (10/06).
Ia menambahkan bahwa warga merasa tidak dihargai karena sejak awal tidak ada sosialisasi dari pihak perusahaan sebelum proyek dimulai.
“Seharusnya, setiap perencanaan pekerjaan besar seperti ini diawali dengan sosialisasi kepada warga sekitar sebelum pelaksanaan dimulai,” jelasnya.
Agung mencontohkan kejadian pada Senin malam, di mana truk proyek yang tengah mengangkut tanah menyebabkan kabel listrik terputus dan mengakibatkan pemadaman di dua RW.
“Warga sangat dirugikan. Hingga pukul 01.00 dini hari, mereka tidak bisa menggunakan peralatan elektronik,” katanya.






