“Diharapkan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengurangi produksi sampah dan kerja sama pengolahan sampah dengan PT SCG bisa memperpanjang umur TPA Cikundul,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Asep Irawan menambahkan, usia TPA Cikundul diprediksi hanya akan bertahan hingga tahun depan karena masih kurangnya daur ulang. Sementara, produksi sampah terus meningkat seiring dengan bertambahnya penduduk dan kebutuhan masyarakat. Bahkan, untuk menambah luas TPA Cikundul cukup sulit karena keberadaan lahan terbuka di Kota Sukabumi sudah sangat terbatas.
“Selain itu juga membutuhkan biaya yang besar jika harus melakukan pembebasan lahan dan pemukiman milik warga. Solusi yang terbaik yakni, dengan cara mendaur ulang dan memanfaatkan sampah, karena seperti diketahui sampah mempunyai nilai ekonomi dan tidak sedikit warga yang perekonomiannya meningkat dari hasil mengolah sampah,” tukasnya. (bam/d)






