Untuk ruas Jalan Sagaranten, Ajat menyebut pihaknya perlu melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna mengetahui penyebab kerusakan secara pasti sebelum menentukan langkah penanganan.
“Nanti akan kami cek ke lapangan terlebih dahulu untuk mengetahui penyebabnya apa. Setelah itu, baru kami cari solusi penanganannya dan menyampaikannya kepada pimpinan,” ujarnya.
Ajat menambahkan, secara umum faktor cuaca, terutama tingginya curah hujan, diduga menjadi salah satu penyebab utama kerusakan di sejumlah ruas jalan provinsi.
“Untuk sementara, penyebabnya kami duga karena curah hujan yang cukup tinggi,” tambahnya.
Adapun terkait kondisi jalan di wilayah Nyalindung, Ajat menyebut ruas tersebut masuk dalam paket pekerjaan tertentu. Namun, ia mengaku belum memahami secara detail terkait progres maupun teknis pelaksanaannya.
“Itu masuk dalam paket pekerjaan, tetapi saya belum terlalu paham detailnya. Nanti akan saya sampaikan dan koordinasikan dengan pimpinan,” pungkasnya. (den/e)






