BERITA UTAMADPRD Kabupaten SukabumiKABUPATEN SUKABUMI

Al-Qur’an Hadits Jalan Keselamatan Ciptakan SDM Berkualitas

SUKABUMI — “Siapa manusia terbaik itu ?, orang yang panjang umurnya dan amal tindakanya bagus. Lalu siapakah manusia terjelek itu ?, orang yang panjang usianya tapi amal perbuatannya buruk” Hadist nabi tersebut dikatakan oleh Ade Dasep Zaenal Abidin saat bersilaturahmi dengan jemaah Mesjid Jamiatul Ulum Desa Kalaparea Kecamatan Nagrak pada Jum’at 28 Februari 2020 kemarin.

Oleh karena itu dirinya melakukan kegiatan jumat keliling (jumling) secara istiqâmah. Meski dalam pelaksanaan ada rasa bosan dan enggan adalah sikap manusiawi, tentunya ketika dibarengi dengan niat syukur, sabar, shalat dan Ikhlas program yang sudah dijalankan lima tahun ini terus dijalankan. Pasalnya menurut orang yang juga sebagai Kordinator Presidium MD KAHMI Sukabumi Periode 2020-2025 ini mengatakan bahwa dengan Alquran dan Hadistlah umat muslim bisa hidup tenang dan bahagia.

“Konsisten di atas ketaatan sampai tutup usia adalah kenikmatan tiada tara bagi orang yang beriman, inilah konsep dan gagasan saya untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi kedepan, “jelas Ade Dasep dalam rilisnya.

Pembangunan kapasitas dan kualitas suatu daerah harus dibarengi dengan tindakan nyata. Pembangunan SDM berkualitas merupakan tugas bersama dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan makmur. Melalui SDM berkualitas, baik secara fisik dan mental akan berdampak positif tidak hanya terhadap peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa, namun juga dalam mendukung pembangunan di daerah hingga nasional.

“Yang saya jalankan adalah untuk memperkokoh jati diri dan character building (kepribadian masyarakat red). Jumat Wakaq Alquran dan santunan anak yatim piatu binaan yang belum Aqil baligh adalah pesan moral yang dibawa saya untuk masyarakat. Dengan ada gerakan ini setidaknya ada gerakan kearah menuju keselamatan dan juga menciptakan SDM yang berkualitas, “terangnya.

Lebih lanjut orang yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Gerindra ini mengatakan, anak yatim piatu adalah generasi bangsa masa depan dan harus diberikan satu perhatian khusus hingga memiliki karakter yang memiliki sifat kreatif, inovatif dan berdaya saing tinggi. Memakmurkan mereka adalah tugas bersama khususnya bagi masyarakat yang beragama islam.

“Alhamulilah program ini mendapatkan respon baik dari pemangku kebijakan dalam hal ini Bupati Marwan Hamami. Menciptakan SDM yang unggul memang tidak bisa dilakukan dengan sendiri tetapi perlu dukungan dari berbagai pihak, “bebernya.

Lebih lanjut orang yang juga sebagai pendiri dan penanggungjawab Baldatun Center ini mengatakan, sejauh ini dirinya mencatat sudah ada 2.355 Al-Qur’an Terwakafkan dan 1.800 anak yang belum baligh binaan yang tersebar di beberapa masjid di enam Kecamatan yang ada di Daerah Pemilihan (dapil) III.

“Saya menciptakan Baldatun tujuannya cuma dua, mewakaqkan Alquran dan menyantuni anak yatim piatu. Dan saya juga sudah membentuk pengurus Baldatun di tiap-tiap desa untuk memelihara anak yatim binaan dibawah naungan Baldatun Center, “terangnya.

Selain itu dirinya melanjutkan, bahwa sudah waktunya Kabupaten Sukabumi untuk berlari cepat dengan pembangunan yang mengacu kepada Alquran dan Hadist. Pasalnya hanya dengan itulah, suatu daerah akan maju adil makmur berdasarkan aturan islam.

“Bukan tidak mungkin, ketika daerah berpedoman dengan Alquran dan Hadist akan menjadi daerah yang aman damai subur makmur lahir bathin, mari kita wujudkan, “tukasnya. (hnd/adv)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button