SUKABUMI – Kandidat kuat bakal calon wakil Bupati Sukabumi, Ade Dasep Zaenal Abidin menyebutkan bahwa salah satu syarat yang akan mendapatkan rekomendasi partai besutan Prabowo Subianto adalah kader yang memiliki visi-misi jelas untuk kepentingan daerahnya.
Selain popularitas dan elektabilitas bacalon itu sendiri, visi dan misi yang dibawa bacalon bisa menjadi acuan DPD atau DPP dalam menentukan sikap.
Untuk itu, sebagai kader yang loyal terhadap partai yang membawa dirinya duduk di DPRD Kabupaten Sukabumi selama dua priode ini, tentunya bakal membawa visi-misi yang jelas untuk kepentingan masyarakat banyak.
Saat ini, Gerindra memang mencari bakal calon kepala daerah yang amanah dan berkualitas pada segala bidang, untuk memajukan daerah di Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020.
“Ya begini, kalau visi dan misinya standar, tidak ada sebuah terobosan baru tentang rencana pembangunan daerah kedepan, tidak akan dijadikan yang utama untuk mendapatkan usungan,” jelas Ade Dasep.
Untuk itu, dirinya akan memaksimalkan visi dan misi dalam membangun masyarakat Kabupaten Sukabumi dengan berbasis Al-quran.
Selain itu juga, dirinya ingin membangun masyarakat Kabupaten Sukabumi yang berkemakmuran dengan memakmurkan anak yatim.
Orang yang juga sebagai Sekretaris Fraksi Gerindra di DPRD Kabupaten Sukabumi ini merasa bahwa dalam membangun masyarakat yang mayoritas Islam, tentunya harus mengacu kepada kitab suci umatnya.
“Ilmu apa yang tidak ada dalam Al-quran. Maka, saya ingin bersama-sama menggaungkan kehebatan isi dalam Al-quran untuk kepentingan pembangunan daerah. Tentunya, dengan berbagai kajian.
Contohnya, bagaimana proses baginda Muhammad membangun suatu tatanan kehidupan yang aman damai akibat iman waktu dulu di Madinatul Munawwarah, kenapa tidak kita terapkan itu,” terangnya.
Sebagai partai yang Nasionalis Religius, tentunya hal itu bukan tidak mungkin selama masyarakat dan tokoh-tokoh mendorong ke arah sana. Sebagai kader yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi, tentunya niatan ini akan terus disebarluaskan.
“Saya tahu partai akan mencari yang terbaik dari yang terbaik. Mana bacalon yang memiliki visi-misi jelas atau tidak.
Jelas disini bukan hanya tercantum dalam kertas saja, tentunya harus dengan pengamalannya atau dalam kata lain permbuktian tak sekedar akan saja,” cetusnya.
Kedepan, orang yang juga sebagai Komwil PPS-SMI Kabupaten Sukabumi ini akan terus bekerja keras untuk mendapatkan usungan.
Salah satu untuk mendapatkan usungan adalah popularitas (terkenal), akseptabilitas (diterima) dan elektabilitas bacalon itu sendiri.
Untuk itu, dirinya merasa yakin dan mengklaim bahwa popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas selama ini dilapangan tentang dirinya cukup baik.
βKan saya memiliki Program Jumat Keliling (jumling). Tak hanya jumling saja, program saya didalamnya ada wakaf Al-quran dan menyantuni anak yatim piatu binaan yang belum aqil baligh.
Nah dari program itu, saya bisa mengukur bagaimana respon masyarakat soal program saya ini. Dan alhamdulilah, sejak dijalankan dari lima tahun lalu, responnya baik. Nama saya juga dilapangan cukup baik. Untuk itu, saya optimis bisa menjadi kandidat bacalon terkuat di parpol saya ini,β terangnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, khusus untuk lembaga Baldatun Center posisinya sampai sekarang masih sama yakni Baldatun Pro MH dengan tagar #2020H.MARWANHAMAMIBUPATI2PERIODE.
Sementara untuk urusan ini, saya berharap bisa mendapatkan angin segar dengan merebut tiket usungan. “Pak Prabowo mengatakan kepada seluruh kader se-Indonesia, bahwa kader Gerindra yang anggap terbaiklah yang akan diberikan usungan partai pada Pilkada 2020. Nah, atas dasar itu saya optimis,” tukasnya. (hnd)






