Dari 94 unit rumah ini, masih kata Ofieq, 15 unit rumah rusak berat, 58 rumah rusak ringan dan 21 rumah rusak sedang serta satu unit masjid Jami Alfalah, satu unit majlis ta’lim dan satu unit Madrasah diniyah.
“Mayoritas rumah warga yang rusak diterjang puting beliung itu, mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Seperti genting dan plapon,” timpalnya.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden bencana angin puting beliung tersebut. Hanya saja, terdapat 15 kepaa keluarga harus rela untuk sementara waktu tinggak di rumah tetangga ataupun di rumah keluarga terdekatnya. Lantaran, bangunan rumahnya mengalami kerusakan dengan kategori berat akibat amukan angin puting beliung tersebut.
“Untuk jumlah kerugian, belum bisa kita ketahui secara pasti. Sebab, kami bersama petugas gabungan masih fokus untuk penagangan pasca bencananya,” pungkasnya. (den/d)






