Mayoritas siswa mengalami pusing, mual, muntah, dan diare. Tidak ada korban jiwa, dan seluruh siswa yang terdampak ditangani langsung di sekolah tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit.
Agus menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap dapur penyedia makanan MBG. “Kelalaian kecil seperti peralatan yang tidak dicuci bersih bisa berdampak besar. Kami berharap kejadian ini tidak terulang, dan hasil uji laboratorium segera keluar untuk memastikan penyebabnya,” pungkasnya.(den/d)






