SUKABUMI — Kecamatan Cibadak, adalah Kota Kecil yang ternyata sudah dikenal sejak sebelum zaman adanya penjajahan belanda ke Nusantara.
Berdasarkan sumber dari KITLV, Colonial Archief, Amerika Oregonian dan Australia Bunbury Herlad Courant disebutkan bahwa Cibadak dahulu dikenal dengan wilayah Ciheulang, kemudian fakta lain Cibadak Juga ternyata sudah dihuni sejak zaman purba.
Selain itu di Cibadak ditemukan prasasti Kabuyutan Sanghiyang Tapak, hingga irigasi dan perkebunan pertama milik Hindia Belanda yang terluas di Indonesia. Bahkan Cibadak juga Pernah menjadi kota yang memproduksi pabrik Kokain untuk penyuplai perang di Eropa.
Bagaimana ceritanya, berikut 6 fakta unik Cibadak yang perlu diketahui pada saat zaman dulu berdasarkan hasil rangkuman dari berbagai sumber.
1.Dikenal Sebagai Distrik Ciheulang
Berdasarkan catatan Colonial Archief, tahun 1619 seorang Sersan VOC Scipio dan Letnan Tanujiwa mencatatnya sebelum nama Cibadak muncul, wilayah tersebut disebut Ciheulang atau ‘Silangh’. sejalan dengan Gubernur Jenderal Abraham Van Riebeeck 1703 yang mengunjungi Jogjogan dan Pondok Opo menyebutnya sebagai “Tzilangh”
Nama Ciheulang kemudian diresmikan sebagai distrik pada 1776. Fakta pembentukan distrik untuk pertamakalinya diperkuat oleh keberadaan kuburan Raden Raksadipraja (1739-1830) demang/Wadana Ciheulang pertama di Nagrak.
2. Sudah Dihuni Sejak Zaman Purba
Wilayah Kota Cibadak diperkirakan sudah dihuni manusia sejak masa purba tepatnya zaman Batu, terbukti dengan temuan kapak batu di dalam tanah di wilayah Malingut, Cibadak, kemudian di Cipetir , di Karang Tengah tepi sungai Ciheulang dan di Cibadak sendiri.




