BERITA UTAMAHukum & Kriminal Kab

12 Warga Sukabumi Meninggal Gegara HIV/AIDS

×

12 Warga Sukabumi Meninggal Gegara HIV/AIDS

Sebarkan artikel ini
Penderita HIV AIDS (ilustrasi)

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Sukabumi menyebut 12 warga Sukabumi meninggal akibat mengidap HIV/AIDS pada tahun ini. Dari yang meninggal itu, mereka masih berusia produktif. Untuk merenungi bahaya virus itu, KPA pun setiap tahunnya menggelar Malam Renungan Aids Nusantara.

Berdasarkan data yang tercatat Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, sejak 2004 sampai Juni 2019, terdapat 825 warga yang terinfeksi HIV-AIDS. Penyebab utamanya adalah akibat seks bebas. “Kasus HIV/AIDS dari waktu ke waktu menunjukan peningkatan yang sangat memprihatinkan. Sejak awal Januari 2019 hingga sekarang ini, 12 warga Kabupaten Sukabumi meninggal dunia akibat penyakit itu,” jelas Sekretaris KPA Kabupaten Sukabumi, dr Damayanti Pramasari kepada Radar Sukabumi.

Bank bjb Tandamata
SAMBUTAN: Bupati Sukabumi, Marwan Hamami memberikan weujangan pada Malam Renungan AIDS Nusantara di Gedung Negara Pendopo Sukabumi, di Jalan Raya Jendral Ahmadi Yani, Nomor 36, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, kemarin (30/8).

Ratusan warga yang terserang kasus HIV/AIDS itu, paling banyak menyasar kaum laki-laki pada usia produktif. Yakni usia 25 sampai 49 tahun. Sementara penyebaran penyakit itu, didominasi berbagai faktor. Seperti risko tertinggi oleh Lelaki Seks Lelaki (LSL), Wanita Pekerja Seks (WPS), seks bebas dan penggunaan narkoba. “Upaya meredam penyebaran penyakit ini banyak dilakukan. Namun belum ada pertanda yang kuat bahwa epidemi ini dapat dihentikan,” tandasnya.

Bupati Sukabumi, Marwan Hamami mengatakan, dalam menanggulangi kasus HIV/AIDS itu perlu adanya perhatian dan dukungan semua pihak dan dilaksanakan secara terpadu dengan program pemberdayaan masyarakat dengan prinsip partisifasi, serta memperhatikan nilai agama dan budaya masyarakat yang ada di Kabupaten Sukabumi. “Sehingga masyarakat dapat memahami dan mampu menanggulangi HIV-AIDS di lingkungannya masing-amsing,” katanya.

Untuk itu, pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi menggelar Malam Renungan AIDS Nusantara yang diikuti para pelajar, relawan penanggulangan HIV/AIDS dan pihak lainnya. “Ini merupakan langkah untuk mengampanyekan dan membuat komitmen bersama dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS kepada masyarakat serta merefleksikan apa yang sudah dilakukan di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Duta pencegahan HIV-Aids, Regan Juana Rizki (17) mengapresiasi kegiatan malam renungan AIDS nusantara tersebut. Karena, selain dapat meningkatkan tali silaturahmi, juga dapat meningkatkan pemahaman soal bahaya penyakit HIV/AIDS. “Saya berharap Kabupaten Sukabumi dapat memahami secara baik dalam menanggulangi penyebaran penyakit tersebut,” pungkasnya.

(Den/rs)