1.630 Kendaraan di Kota Sukabumi Belum Bayar Pajak

Razian Kendaraan Kota Sukabumi
Sejumlah petugas gabungan saat menggelar operasi di Jalan RE Martadinata atau dekat Bundaran Tugu Adipura. Satu diantaranya menjaring penunggak pajak kendaraan.

SUKABUMI, Sepanjang tahun 2022, jumlah penunggak pajak kendaraan baik roda dua maupun roda empat di Kota Sukabumi mencapai 1.630 kendaraan. Dari jumlah itu, hasil penelusuran yang telah diverifikasi sampai saat ini oleh Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (Samsat) baru 1.486 kendaraan.

Diantaranya, yaitu empat unit kendaraan hilang tidak melapor, empat kendaraan ditarik leasing, 307 kendaraan sudah dipindahtangankan, dua kendaraan rusak berat, 258 alamat tidak sesuai, 10 wajib pajak tidak merasa memiliki kendaraan, dan 901 alasan lainnya.

Bacaan Lainnya

Kepala Samsat Kota Sukabumi Bapenda Jabar, Iwan Juanda menjelaskan, dengan banyaknya potensi kendaraan yang tidak membayar pajak, sehingga saat ini menggelar operasi gabungan terpadu yang rencananya diselenggarakan sejak Selasa (07/06/2022) hingga Kamis (09/06/2022) mendatang.

”Target utama dalam rangka memberikan pemahaman, edukasi dan peningkatan kesadaran kepada masyarakat terkait kewajiban membayar pajak,” jelas Iwan kepada wartawan, Selasa (07/06/2022).

Sebab, lanjut Iwan, dalam menggali penerimaan pajak tidak cukup mengharapkan dalam operasi tiga hari. Hal ini, karena jumlah kendaraan tidak melaksanakan daftar ulang (KMDU) sebanyak 119 ribu untuk roda dua dan empat. Sehingga yang jadi potensi Kota Sukabumi sangat besar sekitar 32 persen.

“Besarnya potensi diupayakan dengan adanya operasi penyadaran agar warga sadar dengan diberikan edukasi. Di mana biasanya ketika operasi gabungan biasanya dalam sehari ada 150 unit kendaraan terjaring,” ujarnya. (bam/radar sukabumi).

Razian Kendaraan Kota Sukabumi
Sejumlah petugas gabungan saat menggelar operasi di Jalan RE Martadinata atau dekat Bundaran Tugu Adipura. Satu diantaranya menjaring penunggak pajak kendaraan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan