SUKABUMI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan. Penyesuaian dilakukan berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) 3 Menteri Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan 1446 Hijriah/2025 Masehi, yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, menegaskan bahwa MBG tetap dilaksanakan sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN). Program ini menyesuaikan dengan kebutuhan siswa yang berpuasa, di mana makanan yang diberikan dapat dibawa pulang untuk berbuka puasa.
“Untuk hari ini, MBG telah disalurkan ke 10 sekolah SD dan SMP yang ada di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cibeureum, Cikole, dan Gunungpuyuh. Pemberian makanan tetap dilakukan seperti hari biasa, hanya saja jenis makanannya disesuaikan agar bisa dibawa pulang,” ujar Punjul
BGN telah menyesuaikan konsep MBG agar tetap memenuhi angka kecukupan gizi (AKG) bagi siswa yang berpuasa. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyediakan menu khusus Ramadan, seperti susu, telur rebus, biskuit, buah-buahan, dan kurma. Seluruh makanan dikemas dalam kantong khusus yang dapat dibawa pulang dengan menerapkan konsep zero waste atau tanpa limbah.
Selama libur sekolah pada 27 Februari hingga 5 Maret 2025, distribusi MBG akan dihentikan sementara dan kembali dilanjutkan pada Kamis, 6 Maret 2025. Program ini juga akan terhenti selama libur Lebaran, dari 26 Maret hingga 8 April, dan kembali berjalan mulai 9 April 2025.
Sementara itu, Kepala SDN Kebonjati, Ety, mengungkapkan bahwa MBG di sekolahnya telah berlangsung sejak 24 Februari 2025. Namun, selama bulan puasa, MBG diberikan dalam bentuk snack ringan yang dapat dibawa pulang, seperti biskuit, susu, kurma, buah-buahan, dan telur.
“Di SDN Kebonjati sendiri, program ini melibatkan 418 siswa yang menerima makanan bergizi setiap harinya,” jelas Ety.
Dengan tetap berjalannya program MBG selama Ramadan, Ety berharap para siswa tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup untuk menunjang aktivitas belajar mereka meskipun sedang menjalani ibadah puasa.(wdy)





