Advetorial

Dinkes Kota Sukabumi Berhasil Capai Target SPM

×

Dinkes Kota Sukabumi Berhasil Capai Target SPM

Sebarkan artikel ini
MENERANGKAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah saat diwawancara sejumlah media, belum lama ini.(FT: IST)
MENERANGKAN: Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah saat diwawancara sejumlah media, belum lama ini.(FT: IST)

SUKABUMI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi, menyebutkan selama 2024 berhasil menoreh berbagai penghargaan tingkat regional maupun nasional. Hal itu, berkat kerjasama yang terjalin baik dengan semua elemen.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah menjelaskan, capaian utama berdasarkan perjanjian kinerja yang disampaikan kepada kepala daerah. Pencapaian ini, mencakup realisasi Standar Pelayanan Minimum (SPM), peningkatan kinerja, serta pengelolaan pelayanan kesehatan.

Bank bjb Tandamata

“Pada 2024, target pencapaian SPM sebesar 98 persen berhasil dicapai sepenuhnya. Artinya, standar pelayanan minimum yang telah kami lakukan sudah sesuai dengan target yang ditetapkan. Hanya ada satu aspek yang belum memenuhi target, yaitu deteksi dini penyakit tidak menular,” jelas Reni kepada wartawan, Kamis (13/3).

Lanjut Reni, tantangan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin, khususnya untuk deteksi dini penyakit seperti hipertensi dan diabetes.

“Karena itu, pada tahun ini kami akan memperkuat program terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Selain keberhasilan dalam realisasi SPM, Dinkes juga menerima berbagai penghargaan, termasuk dari Ombudsman Republik Indonesia atas kualitas pelayanan publik terbaik yang diberikan Puskesmas Baros, Puskesmas Benteng, dan Dinas Kesehatan sendiri.

“Penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga turut menambah daftar prestasi instansi ini,” paparnya.

Tak hanya itu, sambung Reni, salah satu pencapaian yang sangat diapresiasi adalah penurunan angka stunting di Kota Sukabumi. Sepanjang 2024, angka stunting berhasil ditekan menjadi 16,8 persen.

“Alhamdulillah, penurunan angka stunting ini menjadi capaian yang sangat membanggakan bagi kami,” tukasnya. (Bam)