KOTA SUKABUMI

BPBD Dorong Warga Laporkan Dampak Kemarau

×

BPBD Dorong Warga Laporkan Dampak Kemarau

Sebarkan artikel ini

CIKOLE– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika mengalami krisis air atau kesulitan air bersih akibat kekeringan.

“Harapan kita, semua warga Kota Sukabumi yang kekurangan air bersih atau kesulitan air bersih untuk melapor ke pihak BPBD berupa lisan maupun tertulis yang dalam arti dilakukan oleh kewilayahan atau kelurahan agar mencegah terjadinya penyalahgunaan air bersih,” Kata Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sukabumi, Zulkaranin  Barhami kepada Radar Sukabumi, kemarin (3/8).

Bank bjb Tandamata

Ia menambahkan, berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau diperdiksi terjadi pada bulan Agustus dan September. “Sekarang ini kita sudah ada di puncak musim kemarau di bulan Agustus sampai September, maka kemungkinan setelah september akan ada hujan, mudah-mudahan benar-benar sudah mulai ada hujan,” ujarnya.

Sementara itu, di Kota Sukabumi terdapat tiga kecamatan yang yang potensial kekurangan sarana air bersih, diantaranya Kecamatan Baros, Kecamatan Cibeureum dan Kecamatan Lembursitu

. “Hasil data historis yang kita miliki biasanya daerah-daerah yang merupakan rawan kekeringan itu ada di tiga kecamatan ya ada di Kecamatan Baros, Cibeureum, Lembursitu. Paling parah sih biasanya Lembursitu kekurangan sarana air bersih sehingga kualitas hidup itu sekarang berkurang,” jelasnya.