SUKABUMI – Kondisi pasar tradisional yang berada di sepanjang ruas Jalan Kapten Harun Kabir dan Jalan Tipar Gede, Kota Sukabumi sejak Rabu ((27/6) pagi terlihat legang, tidak seperti pada hari-hari biasanya. Bahkan tidak sedikit para pedagang masih menutup lapaknya sejak pagi hari.
Pantauan Radar Sukabumi, sepinya kendaraan yang melintas dan tidak buka para pedagang toko tersebut disebabkan mereka disibukan menyalurkan aspirasinya di hari pencoblosan Pilkada Serentak.
Eha, salah seorang pedagang sayur di Pasar Gudang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi mengaku mengikuti pencoblosan pada siang hari, lantaran harus berjualan di pagi hari.
“Nyoblosnya siang karena jam 6 pagi harus jualan, tapi dari tadi pagi sepi pembeli makanya siang pulang dulu karena harus nyoblos paling gantian sama anak,”ucapnya.
Menurutnya, aktivitas di pasar pada saat Pilkada tahun ini terlihat begitu berbeda dari biasanya. Ditambah para pedagang di pasar ini yang memutuskan untuk menutup lapaknya di pagi hari.
“Biasanya pagi-pagi sudah ramai sama yang jualan di Pasar Gudang ini, tapi ini masih sepi yang dagang juga masih banyak yang tutup,”teranghnya.



