Eha berharap, pada calon Walikota dan Wakil Walikota Sukabumi dan Gubernur Jawa Barat (Jabar) terpilih nantinyalebih peduli nasib para pedagang kecil di pasar. Dan bisa tetap mempertahankan harga di pasar, agar tetap stabil.
Sementara itu, pedagang lainnya Sahrul memilih membuka lapak dagangannya di siang hari. Karena, di pagi harinya ia harus melakukan pencoblosan terlebih dahulu.
“Biasanya mulai buka lapak dagangan itu pagi dari jam 05.00 WIB, tetapi karena ada momen Pilkada jadi saya buka siang, kalau buka juga percuma karena pasti pasar sepi,”imbuhnya.
Berbeda dengan pasar tradisional, di sejumlah mall di Kota Sukabumi terlihat ramai pengunjung meski momen Pilkada.
Humas Citymall Sukabumi, Deni mengatakan, pihak managemen tidak ada perubahan jam opersional mall terkait Pilkada yang dilaksanakan kemarin (27/6).
“Citymall tetap buka seperti hari normal, buka mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB,”ujarnya.
Sementara itu sejak dibukanya Citymall, pengunjung mulai ramai mengunjungi mall tersebut. Seperti yang dilakukan Nina (37) warga Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi itu mengaku mengajak kedua anaknya untuk berlibur sembari membeli keperluan sekolah anaknya.
“Sekarangkan masih libur sekolah ya, sekalian ngajak anak pergi main sama beli perlengkapan sekolah juga sekalian,” ucapnya.



