BERITA UTAMA

Dari Warung Kopi ke Ruang Keluarga: Piala Dunia di Mata Warga Sukabumi

×

Dari Warung Kopi ke Ruang Keluarga: Piala Dunia di Mata Warga Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Piala Dunia 2026 bukan hanya tentang juara, tapi tentang kebersamaan. Dari Sukabumi, suara warga mengalir penuh harapan

SUKABUMIPiala Dunia 2026 bukan hanya pesta sepak bola global, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi masyarakat di berbagai penjuru dunia, termasuk di Sukabumi. Di kota yang dikenal dengan kesejukan alam dan keramahan warganya, atmosfer Piala Dunia terasa hingga ke warung kopi pinggir jalan dan ruang keluarga sederhana.

Ardiansyah (37), seorang pegawai swasta yang sejak kecil gemar menonton sepak bola, mengaku bahwa Piala Dunia kali ini membangkitkan nostalgia masa kecilnya. “Dulu saya nonton bareng bapak di TV tabung, sekarang anak saya yang menemani saya begadang. Rasanya seperti siklus yang berulang, tapi lebih hangat,” ujarnya.

Bank bjb Tandamata

Baginya, Piala Dunia bukan sekadar tontonan, melainkan perekat keluarga. Ia menekankan bahwa momen ini membuatnya semakin sadar akan pentingnya kebersamaan. “Sepak bola itu bahasa universal. Anak saya mungkin belum paham strategi permainan, tapi dia tahu bagaimana rasanya bersorak bersama,” tambahnya.

Ardiansyah juga berharap Indonesia suatu saat bisa tampil di panggung Piala Dunia. “Kalau melihat semangat anak-anak muda sekarang, saya optimis. Mungkin bukan sekarang, tapi masa depan bisa jadi milik kita,” katanya penuh harapan.

Sementara itu, Dede Saefuloh (47), seorang pedagang di pasar tradisional, melihat Piala Dunia dari sudut pandang berbeda. “Saya kagum melihat bagaimana orang dari berbagai negara bisa duduk berdampingan, meski berbeda bahasa dan budaya. Itu pelajaran besar buat kita di Indonesia,” ungkapnya.

Bagi Dede, Piala Dunia adalah simbol persatuan. Ia menyoroti bagaimana masyarakat Sukabumi ikut larut dalam euforia, meski hanya lewat layar kaca. “Di warung kopi, orang bisa ribut soal tim jagoannya, tapi tetap tertawa bersama. Itu indahnya sepak bola,” katanya.