SUKABUMI – Impian Nadia Putrinda, siswi SDN Gandasoli, Kecamatan Cireunghas, Kabupaten Sukabumi, untuk mengharumkan nama sekolah dan membanggakan orang tuanya harus tertunda. Ia menangis setelah gagal menuntaskan ujian Olimpiade Sains Nasional (OSN) akibat pemadaman listrik yang terjadi pada menit-menit akhir pelaksanaan ujian, Senin (8/6).
Video tangis Nadia seusai ujian beredar luas di media sosial dan menuai simpati warganet. Nadia merupakan salah satu peserta yang dipercaya mewakili sekolahnya dalam ajang OSN. Sejak Januari, ia telah mempersiapkan diri menghadapi kompetisi bergengsi tersebut. Namun, kerja kerasnya terhenti ketika aliran listrik mendadak padam saat ujian masih berlangsung.
Saat kejadian, Nadia telah menyelesaikan sekitar 40 dari 60 soal. “Awalnya saya kira cuma sebentar. Tapi pas dengar waktu tinggal sekitar 15 menit lagi, rasanya mulai gelisah. Saya sudah persiapan dari berbulan-bulan, jadi panik juga,” ujarnya.
Guru pengawas OSN SDN Gandasoli, Isop Sopiah, menjelaskan gangguan mulai terjadi saat sesi ketiga ujian mata pelajaran IPS. “Sekitar 15–20 menit menjelang sesi berakhir, listrik padam. Sebelumnya live streaming sempat freeze, lalu ada siswa yang logout sendiri. Beberapa menit kemudian seluruh perangkat mati,” katanya.
Pihak sekolah sempat menunggu hingga jadwal ujian berakhir dengan harapan listrik kembali normal. Namun hingga waktu habis, listrik tak kunjung menyala. “Kami menenangkan siswa dan berharap ada kebijakan. Tapi sampai waktu berakhir tidak ada perubahan, sehingga siswa akhirnya diminta menutup laptop dan pulang,” tambah Isop.



