SUKABUMI – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DKUKM) Kabupaten Sukabumi resmi menggulirkan program UMKM Naik Kelas dan Motekar 2026 untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui seleksi ketat, DKUKM menerjunkan tim pendamping khusus guna mengawal ratusan pelaku usaha mikro terpilih agar mampu menembus pasar lebih luas dalam empat bulan ke depan.
Kepala DKUKM Kabupaten Sukabumi, Sri Hastuty Harahap, menjelaskan peserta yang lolos merupakan pelaku usaha potensial yang akan mendapatkan pembinaan intensif dari Mei hingga Agustus 2026. “Setiap tiga pelaku UMKM akan dikawal oleh satu pendamping. Mekanisme pembinaan empat bulan ini juga berlaku sama bagi program UMKM Motekar,” ujarnya usai mendampingi Bupati Sukabumi membuka kegiatan Kickoff di Aula PKK Gedung Negara Pendopo Sukabumi, Kamis (11/06).
Tercatat sebanyak 90 pelaku usaha masuk dalam program UMKM Naik Kelas. Sementara 30 pelaku usaha lainnya, lulusan program tahun 2025, ditargetkan masuk ke program Motekar (Mandiri dengan Optimalisasi Teknologi secara Terarah). Program prioritas ini difokuskan pada digitalisasi usaha, pemanfaatan teknologi, dan perluasan fasilitasi pasar.



