NASIONAL

Motor Listrik BGN Jadi Polemik, Publik Minta Kepala Badan Dicopot

×

Motor Listrik BGN Jadi Polemik, Publik Minta Kepala Badan Dicopot

Sebarkan artikel ini
Pengadaan 42.800 unit motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan publik dan perhatian KPK. Motor listrik tersebut rencananya digunakan untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)

JAKARTA — Pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat. BGN diketahui membeli sebanyak 42.800 unit motor listrik dengan harga Rp42 juta per unit untuk operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kebijakan ini memicu polemik di publik, bahkan di media sosial muncul desakan agar Kepala BGN, Dadan Hindayana, dicopot. Akun @partaisocmed, yang dikenal sebagai pendukung pemerintah, menilai pengadaan tersebut tidak mungkin terjadi tanpa sepengetahuan kepala badan. “Demi keberlangsungan program unggulan presiden ini, kami menyarankan agar Kepala BGN mundur atau diberhentikan,” tulis akun itu, Rabu (15/4/2026).

Bank bjb Tandamata

Sorotan juga datang dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jurubicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu area paling rawan korupsi.