SUKABUMI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sukabumi memperkuat kesiapsiagaan pelayanan publik di tingkat wilayah. Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan, para camat harus siaga penuh mulai H-7 hingga H+7 Lebaran agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan optimal.
Instruksi tersebut disampaikan Bupati saat memimpin Rapat Dinas Bulan Maret di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Senin (9/3/2026). Rapat dipandu Sekretaris Daerah Ade Suryaman dan dihadiri jajaran kepala perangkat daerah, asisten, staf ahli, kepala bagian, serta seluruh camat se-Kabupaten Sukabumi.
Bupati Asep menekankan, camat merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah di wilayah. “Kesiapsiagaan ini penting, terutama menjelang arus mudik hingga setelah Lebaran. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu,” ujarnya.
Meski demikian, ia memahami sebagian aparatur memiliki keluarga di luar daerah dan ingin mudik. Untuk itu, Bupati memberikan kebijakan khusus berupa rekomendasi mudik bagi camat, dengan catatan tidak mengganggu pelayanan. “Saya berikan rekomendasi. Tolong BKPSDM menyiapkan rekomendasi bagi camat yang ingin pulang ke kampung halaman,” katanya.
Menurutnya, cukup banyak pejabat Pemkab Sukabumi berasal dari luar daerah, bahkan luar Pulau Jawa. Karena itu, diperlukan pengaturan teknis agar rencana mudik tetap berjalan tanpa mengorbankan pelayanan publik.






