SUKABUMI — Pagi itu, suasana Kampung Pasar Saptu, Kelurahan Lembursitu, Kota Sukabumi, terasa berbeda. Deru cangkul, suara palu, dan tawa warga berpadu dalam semangat gotong royong. Di tengah kerumunan, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Sentot Kunto Wibowo, tampak memimpin langsung kerja bakti membangun rumah milik Icoh, seorang warga yang selama ini tinggal di hunian tidak layak.
Kegiatan bedah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ini bukan sekadar aksi sosial biasa. Ia menjadi simbol kepedulian Polri terhadap masyarakat kurang mampu. Sejak pagi, jajaran kepolisian bersama warga membersihkan area sekitar rumah, merapikan puing bangunan, hingga membantu proses awal perbaikan. Kebersamaan begitu nyata, seolah menegaskan bahwa kepedulian adalah bahasa universal.
Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, menuturkan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata pengabdian Polri. “Melalui kerja bakti dan bedah rumah tidak layak huni ini, kami ingin membantu meningkatkan kesejahteraan warga yang membutuhkan serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ujarnya.
Keterlibatan langsung Kapolres beserta jajaran menjadi pesan kuat: Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam aksi nyata yang menyentuh kehidupan warga. Program sosial seperti ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.






