SUKABUMI – Keceriaan warga Kampung Bobojong Cijagung, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, mendadak berubah menjadi duka pada Jumat (6/2) siang. Seorang bocah perempuan berinisial SH (6) harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU setelah tertembak senapan angin kaliber 4,5 mm milik ayah sambungnya.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Sang ayah sambung, S (35), diduga lalai saat memperbaiki senapan angin jenis PCP di depan rumah. Tanpa disadari, peluru masih tersisa di dalam laras. Senjata meletus, dan peluru mengenai pelipis korban hingga menembus bagian belakang kepala.
Plt. Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, IPDA Ade Ruli Bahtiarudin, menjelaskan bahwa korban segera dibawa ke Puskesmas Kadudampit sebelum dirujuk ke RS Betha Medika Cisaat. “Korban saat ini masih dalam kondisi kritis dan dirawat intensif di ruang ICU,” ujarnya, Sabtu (7/2).
Pemerintah Desa Gede Pangrango turut membantu keluarga korban dengan proses pembuatan BPJS Kesehatan agar penanganan medis tidak terkendala biaya.
Sementara itu, Sat Reskrim Polres Sukabumi Kota bersama Polsek Kadudampit telah mengamankan barang bukti senapan angin PCP dan membawa terduga pelaku untuk pemeriksaan lebih lanjut. “Perkara ini sudah dilimpahkan ke Polres Sukabumi Kota,” tegas Ade Ruli.
Agenda olah TKP ulang dijadwalkan dilakukan pada Sabtu (7/2), sekaligus koordinasi dengan tim medis RS Betha Medika untuk menentukan langkah operasi atau tindakan lanjutan bagi korban.(den/d)






