SUKABUMI – Kasus kebakaran di Kota Sukabumi sepanjang tahun 2025 masih tergolong tinggi. Berdasarkan data Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, tercatat 46 peristiwa kebakaran terjadi sepanjang tahun lalu. Dari jumlah tersebut, 23 kejadian melanda kawasan permukiman warga.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Sukabumi, Ujang Rustiandi, mengatakan tingginya angka kebakaran di permukiman menunjukkan masih rendahnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya api. “Berdasarkan evaluasi, korsleting listrik menjadi penyebab utama kebakaran di Kota Sukabumi. Sepanjang 2025, gangguan instalasi listrik memicu 19 kejadian kebakaran, menempati urutan pertama penyebab insiden,” ujarnya, Jumat (23/1).
Selain korsleting listrik, faktor kelalaian manusia juga cukup dominan. Sebanyak 12 kejadian kebakaran tercatat akibat kelalaian, seperti penggunaan api tanpa pengawasan, peralatan listrik tidak standar, hingga aktivitas berisiko lainnya. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi,” tambahnya.






