PENDIDIKAN

Kolaborasi ITB, Pemetaan Kompetensi Matematika Akan Diikuti 6.840 Siswa SD & SMP di Jabar: Ini Jadwalnya

×

Kolaborasi ITB, Pemetaan Kompetensi Matematika Akan Diikuti 6.840 Siswa SD & SMP di Jabar: Ini Jadwalnya

Sebarkan artikel ini
Disdik Jabar
Saat gelar Rapat Koordinasi Pemetaan Kompetensi di Kantor Disdik Jabar. (foto: Ist/Disdik Jabar)

BANDUNG – Pemerintah dan pihak Dinas Pendidikan (Disdik), akan melaksanakan pemetaan kompetensi matematika pada Februari 2026 mendatang. Pelaksanaan pemetaan berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dari penjelasan Guru Besar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB, Edy Tri Baskoro, pemetaan ini bertujuan mengidentifikasi tingkat penguasaan siswa pada berbagai aspek kompetensi matematika (diagnostik).

Bank bjb Tandamata

Memberikan umpan balik bagi siswa, dan sekolah terkait posisi capaian mereka (reflektif) serta menyediakan policy brief yang berbasis data bagi pemerintah daerah & Disdik (kebijakan).

“Sehingga, nanti kita bisa memiliki peta kompetensi matematika siswa SD dan SMP,” ujar Edy Tri, di Bandung, dikutip laman Disdik Jabar, Kamis (22/1/2026).

Policy brief untuk perbaikan kurikulum dan pembelajaran serta menciptakan model pemetaan berbasis digital dapat direplikasi secara nasional,” kata Ketua Senat Akademik ITB itu menambahkan.

Dia menjelaskan bahwa secara sistem, pemetaan kompetensi berbeda dengan Tes Kompetensi Akademik atau TKA yang telah dilaksanakan oleh siswa SMA/ Sederajat. “Pemetaan ini bukan sensus, berbeda dengan TKA,” ucapnya.

“Tetapi semacam PISA (Programme for International Student Assessment). Yaitu, program yang dilakukan berdasarkan sampel dari jumlah populasi,” tambah Edy.

Dia pun menjabarkan pemetaan tersebut terdiri dari lima pilar kompetensi matematika. Yakni, pemahaman konsep, kefasihan penerapan prosedur, berpikir logis bernalar, kemampuan pemecahan masalah, komunikasi dan representasi matematika.

Adapun sampel yang diambil adalah siswa SD dan SMP di wilayah Cekungan Bandung. Meliputi Kabupaten Bandung Barat, Kabupatem Bandung, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, dan Kota Cimahi, jelasnya.

Adapun pelaksanaan/kegiatan pemetaan kompetensi tersebut direncanakan pada 3 – 4 Februari 2026 (untuk tingkat SMP/ Sederajat). Dan pada 10-11 Februari 2026 untuk tingkat SD/Sederajat.

Tingkatkan APK

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Disdik Jabar, Ai Nurhasan mengatakan, bahwa pemetaan tersebut merupakan strategi untuk meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) SMA dan perguruan tinggi di Jabar.

“Mudah-mudahan kolaborasi ini dapat berjalan sistematis. Sehingga, kita bisa mendapatkan gambaran, solusi, dan berkontribusi bersama untuk kemajuan dunia pendidikan di Jabar,” pungkasnya.

Sebagaimana diinformasikan, saat ini tercatat sebanyak 6.840 siswa SD dan siswa SMP di Jawa Barat, akan mengikuti pemetaan kegiatan kompetensi tersebut. (Ron/Zar)