SUKABUMI – Setelah hampir dua hari lumpuh total akibat longsor, akses vital Ruas Jalan Nasional Bagbagan–Kiaradua di Kecamatan Simpenan akhirnya kembali bisa dilalui kendaraan pada Selasa (13/1/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa jalur penghubung utama wilayah selatan Kabupaten Sukabumi ini mulai dapat dilintasi sejak Senin malam (12/1/2026), baik oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.
Pemulihan akses ini disambut lega oleh masyarakat dan pengguna jalan yang sempat terhambat aktivitasnya. Namun demikian, kondisi jalan masih belum sepenuhnya aman. Sisa material longsor membuat permukaan aspal licin, terutama di titik-titik rawan di kawasan perbukitan.
Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti Agustina, menegaskan bahwa meski jalur telah dibuka, keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas. Ia mengimbau pengendara untuk tetap waspada dan mematuhi arahan petugas di lapangan.
“Jalur Bagbagan–Kiaradua sudah bisa dilewati, namun kami mengimbau pengendara agar meningkatkan kewaspadaan. Kondisi jalan masih licin dan berpotensi membahayakan jika tidak diantisipasi dengan baik,” ujarnya.
Aparat kepolisian bersama unsur terkait masih melakukan pemantauan intensif di lokasi terdampak. Sejumlah personel disiagakan di sekitar titik longsor untuk mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.
“Petugas masih berjaga untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman. Kami juga mengingatkan pengendara agar mengurangi kecepatan, menjaga jarak, serta mengikuti petunjuk petugas,” tambah AKP Bayu.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan jika cuaca kembali memburuk. Hujan deras berpotensi memicu pergerakan tanah di tebing-tebing yang masih labil.
“Jika hujan deras turun, sebaiknya pengendara menunda perjalanan dan mencari tempat aman. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Sebelumnya, jalur Bagbagan–Kiaradua lumpuh total sejak Minggu siang (11/1/2026) akibat longsor yang menimbun badan jalan di dua titik, yakni Kampung Cimapag dan Kampung Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.(ndi/d)




