SUKABUMI – Pemerintah Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, terus mendorong pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal sebagai pengungkit ekonomi masyarakat.
Camat Bojonggenteng, Jaenal Abidin atau akrab disapa Kang Uje, menunjukkan komitmen kuat dalam merumuskan arah pembangunan wilayah melalui konsep wisata terpadu yang berkelanjutan. Dengan visi “Bojonggenteng Agreng tur Mentereng”, ia optimistis kawasan Bojonggenteng dapat tumbuh menjadi salah satu pusat wisata unggulan di Kabupaten Sukabumi.
Salah satu fokus utama pengembangan adalah Stasiun Kereta Api Parungkuda yang diproyeksikan menjadi gerbang utama wisata bagi wisatawan dari Jabodetabek hingga mancanegara. Stasiun ini dinilai memiliki posisi strategis sebagai pintu masuk menuju berbagai destinasi wisata unggulan di wilayah selatan Sukabumi, seperti Balitri, Boget, Parakansalak, Cidahu, Kalapanunggal, Kabandungan, hingga kawasan kaki Gunung Salak.
“Parungkuda memiliki akses transportasi yang sangat strategis. Jika dikelola dengan baik, stasiun ini bisa menjadi titik awal perjalanan wisata terpadu di Sukabumi bagian selatan,” kata Kang Uje kepada Radar Sukabumi, Jumat (9/1).
Salah satu potensi yang menjadi perhatian serius adalah Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) di bawah Kementerian Pertanian. Kawasan ini dinilai memiliki daya tarik kuat sebagai destinasi wisata edukasi agro, di mana wisatawan dapat mengenal berbagai komoditas unggulan seperti kopi, kelapa, serta tanaman industri lainnya, sekaligus merasakan pengalaman langsung di lapangan.






