SUKABUMI — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, terus memperkuat upaya pemeliharaan infrastruktur jalan. Tak hanya mengandalkan proyek perbaikan skala besar, kehadiran Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Jalan Bolong kini menjadi ujung tombak menjaga kondisi jalan tetap nyaman dan aman bagi warga.
Kepala Seksi Pemeliharaan PUTR Kota Sukabumi, Erwin Rizki Firmansyah menjelaskan, dari total 154 ruas jalan di Kota Sukabumi, sekitar 80 persen saat ini sudah berada dalam kondisi baik. Angka tersebut, tidak lepas dari kerja cepat Satgas yang rutin melakukan patching atau tambal sulam di ruas jalan dengan kerusakan ringan hingga sedang. “Alhamdulillah, keberadaan tim Satgas sangat membantu. Begitu ada laporan atau temuan jalan rusak, langsung kami tangani di lapangan. Cara ini membuat perbaikan lebih cepat tanpa harus menunggu proyek besar,” jelas Erwin kepada wartawan, Selasa (30/9).
Sementara itu, kerusakan berat penanganan tetap dilakukan pihak ketiga melalui penyedia jasa konstruksi. Namun, keberadaan Satgas memastikan agar kerusakan ringan tidak berkembang menjadi lebih parah dan membahayakan pengguna jalan. Sejumlah ruas jalan yang sudah rampung diperbaiki dalam beberapa waktu terakhir antara lain Jalan Masjid, Pramuka, Selabintana Atas, Tata Nugraha, hingga Sudajaya Hilir. “Ke depan, prioritas perbaikan akan difokuskan ke Jalan Merbabu, Ciaul Pasir, dan Nangela,” tambahnya.
Erwin menegaskan, target pemerintah adalah meningkatkan tingkat kemantapan jalan hingga 100 persen secara bertahap. “Dengan kombinasi pemeliharaan swakelola melalui Satgas Anti Jalan Bolong dan perbaikan konstruksi berat oleh penyedia jasa, kami yakin percepatan pembangunan infrastruktur jalan bisa tercapai,” ucapnya.
Ia berharap, dengan berbagai upaya yang dilakukan dapat meminimalisir banyaknya kerusakan jalan di Kota Sukabumi. “Monitoring kami lakukan setiap hari. Tujuannya sederhana, warga Kota Sukabumi berhak menikmati jalan yang aman dan nyaman. Karena itu, setiap kerusakan, sekecil apa pun, harus segera ditangani,” tukasnya. (Bam)






