PENDIDIKAN

Wali Kota Sukabumi Ajak Kepala Sekolah dan Pengawas Bersinergi Wujudkan Kota Bahagia

×

Wali Kota Sukabumi Ajak Kepala Sekolah dan Pengawas Bersinergi Wujudkan Kota Bahagia

Sebarkan artikel ini

SUKABUMI – Untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan menyatukan semangat kolektif membangun masa depan, Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki menyampaikan sejumlah pesan strategis dalam pertemuan bersama kepala sekolah (kepsek) dan pengawas di Oproom Setda Kota Sukabumi pada Rabu, (2/7). Dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Wali Kota menekankan pentingnya integritas aparatur sipil negara (ASN), penguatan program-program yang berpihak kepada rakyat, serta upaya berkelanjutan dalam mewujudkan visi besar Kota Sukabumi sebagai kota yang sejahtera dan bercahaya.

Bank bjb Tandamata

“Kami tidak hanya merancang program, tetapi juga memastikan realisasinya,” ujar Ayep Zaki di hadapan para peserta.

Salah satu program prioritas yang kini menjadi fokus utama Pemkot adalah gerakan wakaf. Dalam pandangan Wali Kota, wakaf bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi merupakan strategi ekonomi jangka panjang yang manfaatnya sangat besar untuk kesejahteraan masyarakat.

“Wakaf itu solusi. Bukan hanya untuk akhirat, tapi juga untuk mengatasi problem sosial-ekonomi di dunia nyata. Kita ingin wakaf menjadi gerakan bersama,” ungkapnya.

Ia mengajak para pendidik, pengawas, dan masyarakat luas untuk terlibat aktif dalam mendukung program tersebut. Pihaknya menegaskan bahwa Pemkot Sukabumi memiliki komitmen kuat untuk mengentaskan kemiskinan dan kebodohan yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.

“Visi kami adalah menjadikan Sukabumi sebagai kota paling bahagia di Indonesia. Ukurannya bukan hanya dari indeks kebahagiaan, tetapi juga dari stabilitas fiskal, pengelolaan keuangan yang sehat, dan cadangan kas daerah yang kuat,” papar Ayep Zaki.

Ia menambahkan bahwa semua itu tidak akan terwujud tanpa kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersatu padu membangun Kota Sukabumi dengan semangat pengabdian dan kerja keras,” ajaknya.

Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi antara pemerintah daerah dengan para pelaku sektor pendidikan, yang menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan manusia di Kota Sukabumi.

Ayep Zaki meyakini bahwa kemajuan pendidikan akan menjadi fondasi kokoh bagi kemajuan kota. Dengan mengedepankan nilai-nilai kejujuran, kerja keras, dan gotong royong, ia percaya bahwa pendidikan dapat melahirkan generasi unggul yang siap membangun Sukabumi di masa depan.

“Kami ingin membangun Sukabumi dari bawah, dari anak-anak kita, dari para guru yang membimbing mereka. Pendidikan adalah investasi terbesar yang tidak boleh diabaikan,” ujarnya penuh harap. (wdy)