BERITA UTAMA

28 Ribu Wisatawan Datangi Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Selama Idul Adha

×

28 Ribu Wisatawan Datangi Kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Selama Idul Adha

Sebarkan artikel ini
Kawasan wisata Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) di Kabupaten Sukabumi kembali diserbu puluhan ribu wisatawan selama libur panjang Idul Adha
Kawasan wisata Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) di Kabupaten Sukabumi kembali diserbu puluhan ribu wisatawan. (foto: Dok Radar Sukabumi)

SUKABUMI —  Kawasan wisata Ciletuh-Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp) di Kabupaten Sukabumi kembali diserbu puluhan ribu wisatawan selama libur panjang Idul Adha 1446 Hijriah, yang berlangsung sejak Jumat (5/6/2025) hingga Minggu (8/6/2025).

Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta ( Balawista) Indonesia Kabupaten Sukabumi, Yanyan Nuryanto, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan selama empat hari tersebut mencapai sekitar 28.250 orang, berdasarkan laporan dari 26 Pos Pelayanan dan Pengawasan Balawista yang tersebar di berbagai destinasi wisata.

Bank bjb Tandamata

“Data tersebut kami peroleh dari laporan kepala pos dan koordinator wilayah Balawista yang bertugas di Simpenan, Palabuhanratu, Cikakak, Cisolok, Ciemas, Ciracap, dan Surade, termasuk pos di kawasan perairan terbuka seperti curug,” jelas Yanyan kepada Radar Sukabumi, Senin (9/6/2025).

Menurut Yanyan, wisatawan masih didominasi oleh destinasi pantai, dengan beberapa titik kunjungan tertinggi, antara lain, Pantai Karanghawu dan Kebon Kelapa (Cisolok), Citepus dan Pantai Istiqomah Citepus (Palabuhanratu), RTH dan Pantai Istana Presiden (Citepus), Cibuaya dan Pasir Putih Ujung Genteng (Ciracap), Cibangban dan Cikembang Pasir Baru (Cisolok), Minajaya (Surade), Sunset dan Kapitol Karangpapak (Cisolok) dan Geyser Cipanas (Cisolok), Curug Marinjung dan Curug Sodong (Ciemas)

Ia menambahkan bahwa kunjungan kali ini meningkat dibandingkan akhir pekan biasa, karena libur nasional berdekatan dengan cuti bersama. Namun, ia menegaskan bahwa lonjakan wisatawan kali ini tidak bisa disamakan dengan libur Idul Fitri yang biasanya lebih panjang dan lebih ramai.

Selama libur Idul Adha, Balawista memastikan tidak ada kasus kecelakaan tenggelam di seluruh titik pantauan. Beberapa laporan yang masuk telah diverifikasi dan dipastikan bukan kecelakaan air.

“Seluruh personel lifeguard bertugas penuh sesuai SOP. Belum diperlukan peningkatan status pelayanan seperti saat libur Tahun Baru atau Idul Fitri,” kata Yanyan.