SUKABUMI – Dalam semangat Idul Adha yang sarat makna, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengajak para pemimpin dan masyarakat untuk meneladani nilai tertinggi dari ibadah qurban yaitu pengorbanan untuk sesama. Hal itu, disampaikan saat menghadiri pemotongan hewan kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto di Pondok Pesantren Al Mahfudziyyah, Kecamatan Cikole.
Adapun, keseluruhan hewan kurban pada tahun ini yakni, sebanyak 51 ekor dengan rincian, 21 ekor berasal dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), 29 ekor dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dan satu ekor sapi dari Presiden. Yang istimewa, pemotongan hewan kurban presiden dipusatkan di Pesantren Al Mahfudziyyah sebuah pesantren tua yang telah menjaga tradisi kurban sejak tahun 1972.
“Pesantren ini sudah 53 tahun menyelenggarakan kurban. Banyak tokoh dan ulama besar lahir dari sini. Karena itu saya pilih tempat ini sebagai simbol bahwa ibadah ini punya nilai sejarah dan spiritual yang tinggi,” ungkap Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki kepada wartawan, belum lama ini.
Bagi Ayep, kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tapi menyembelih ego dan ambisi pribadi demi melayani rakyat. “Saya dan wakil wali kota melihat kurban sebagai pengingat bahwa jabatan bukan kehormatan, tapi tanggung jawab yang harus dilaksanakan dengan keikhlasan,” ucapnya dengan suara lantang namun penuh keteduhan.






