KABUPATEN SUKABUMI

Tinjau Dampak Banjir di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Sekda: Kami Siapkan Kajian

×

Tinjau Dampak Banjir di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Sekda: Kami Siapkan Kajian

Sebarkan artikel ini
Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman saat meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Palabuhanratu, tepatnya di sekitar Lapangan Cangehgar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (14/4/2025) (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)
Sekda Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman saat meninjau lokasi terdampak bencana banjir bandang yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Palabuhanratu, tepatnya di sekitar Lapangan Cangehgar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (14/4/2025) (FOTO : NANDI/ RADARSUKABUMI)

SUKABUMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, Ade Suryaman, meninjau dampak langsung lokasi terdampak bencana banjir bandang yang terjadi akibat cuaca ekstrem di wilayah Palabuhanratu, tepatnya di sekitar Lapangan Cangehgar, Kelurahan/Kecamatan Palabuhanratu, Senin (14/4/2025).

Didampingi tim gabungan dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi saluran irigasi dan sungai yang mengalami kerusakan setelah banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada 6 Maret 2025 lalu.

Bank bjb Tandamata

Dalam keterangannya, Sekda Ade Suryaman mengungkapkan bahwa kerusakan terjadi di sekitar taman dan lapang Cangehgar diakibatkan derasnya aliran Sungai Cisarakan yang meluap saat hujan deras mengguyur wilayah hulu.

 “Luapan air membawa material pasir dan lumpur, hingga menyebabkan saluran irigasi dan beberapa titik alur sungai tersumbat, termasuk genangan di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapangan Cangehgar,” ujar Ade. 

 “Kerusakan terjadi karena tingginya debit air saat banjir bandang kemarin. Kami akan melakukan kajian menyeluruh terkait pengaturan alur sungai dari hulu hingga hilir agar saat curah hujan tinggi, alirannya bisa terbagi dan terkendali,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ade menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya akan fokus pada penataan alur sungai, tetapi juga pada normalisasi kawasan RTH Lapangan Cangehgar yang kini masih tertutup tumpukan material banjir seperti pasir dan lumpur.

 “Material yang masih menumpuk akan segera kami bersihkan agar fungsi RTH bisa kembali optimal,” tegasnya.

Peninjauan tersebut yang dilakukannya, lanjut Ade juga menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan dampak bencana dan mitigasi risiko serupa ke depan.